Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah Kembali Stagnan, Tertinggi Masih Rp 1.770 per Kilogram

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah hari ini, Selasa (20/9/2022) belum mengalami perubahan.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Antrean truk TBS sawit di PT Palma Mas Sejati terlihat sepi, Selasa (20/9/2022). Harga TBS sawit di Bengkulu Tengah hari ini belum ada kenaikan lagi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH -  Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah hari ini, Selasa (20/9/2022) belum mengalami perubahan.

Harga TBS sawit di Bengkulu Tengah hari ini kembali stagnan usai mengalami peningkatan sebesar Rp 15 hingga Rp 50 tiap kilogramnya, pada  Senin (19/9/2022).

Harga TBS sawit tertinggi di Bengkulu Tengah hari ini Rp 1.770 per kilogram masih berada jauh dari harga yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu yakni sebesar Rp 1.880 per kilogram.

Diketahui, harga tersebut di bawah harga yang ditetapkan, namun jauh lebih baik dari harga beberapa waktu lalu yang hanya bertahan di harga Rp 1.400 perkilogram.

Denny, salah satu supplier TBS sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah menjelaskan, harga TBS sawit saat ini berkisar antara Rp 1.750 hingga Rp 1.770 per kilogram.

"Untuk di PT Palma Mas sejati, hari ini belum berubah dan masih bertahan dengan harga Rp 1.760 perkilogram," ujar Denny kepada TribunBengkulu.com, Selasa (20/9/2022).

Sedangkan untuk di PT Bio Nusantara Teknologi juga mengalami peningkatan harga Rp 50 dari harga Rp 1.700 menjadi Rp 1.750 per kilogram.

"Kalau untuk di PT Citra Sawit Lestari hari ini juga belum berubah dan bertahan dengan harga Rp 1.750 per kilogram dan untuk di PT Agra Sawitindo juga masih bertahan Rp 1.770 per kilogram," kata Denny.

Meski harga TBS mengalami peningkatan, namun pasokan TBS sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah justru masih rendah dan sudah terjadi dalam satu bulan terakhir.

"Hari ini pasokan TBS sawit sedikit lebih banyak dari hari biasanya, mungkin karena harga sudah lebih membaik ini," kata Denny.

Menurunnya pasokan TBS sawit ini disebabkan musim buah yang sedang mengalami sedikit berbuah karena kurangnya perawatan dan tidak adanya pemupukan dari para petani.

"Para petani ini belum bisa beli pupuk jika harga masih dibawah Rp 2000, karena harga pupuk sekarang masih sangat tinggi," kata Denny.

Baca juga: PT Palma Mas Sejati Salurkan CSR ke Masjid dan Sekolah di Bengkulu Tengah Sebesar Rp 45 Juta

Baca juga: Jadwal Tayang Drama Korea On Going Hari Ini Selasa 20 September 2022, Mental Coach Jegal Episode 6 

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved