Kisah Inspiratif IRT di Kepahiang, Meski Putus Sekolah Sukses Tekuni Bisnis Olahan Kopi

Setiap hari Tika harus memilih biji-biji kopi yang sudah dibelinya dari petani lokal di sekitaran Kabupaten Kepahiang usai mengurus rumah dan anak.

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Tika Karolina (34) ibu rumah tangga yang putus sekolah, owner dari Kopi asli Kepahiang 'Rajo ku Kopi' saat sedang menghaluskan biji kopi yang sudah di roasting, pada Selasa (20/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Seorang Ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Kepahiang, Tika Karolina (34) warga Desa Pelangkian, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang sukses tekuni usaha kopinya.

Setiap hari Tika harus memilih biji-biji kopi yang sudah dibelinya dari petani lokal di sekitaran Kabupaten Kepahiang usai mengurus rumah dan anak-anaknya.

Usaha kopi ini itu ia ditekuninya sejak 4 tahun terakhir. Awal mula Tika memulai usahanya ini, terpikir karena sang suami yang membuka usaha penggilingan kopi dan padi. 

Baca juga: PKBI Bengkulu Pastikan Pemenuhan Hak Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum

Saat itu ia bertugas menjaga dan mengawasi mesin penggiling tersebut.

Namun, selama menjaga mesin itu, ia berpikir untuk mencari aktivitas lainnya. 

"Dulu masih barter dengan petani kopi, ada petani datang bawa biji kopi saya tukar dengan bubuk kopi saya," tutur Tika kepada Tribunbengkulu.com, pada Selasa (20/9/2022). 

Baca juga: Setelah Ditarik dari Bengkulu Selatan, Mobil Bantuan KKP RI Angkut Durian Raffi Ahmad ke Mana?

Saat menjalani usahanya, ia sempat mendapatkan protes dari sang suami. 

Bahkan, suaminya sempat tak mengizinkan, karena takut nanti anak-anak mereka tidak ada yang mengurus.

Seiring berjalannya waktu, sang suami pun mendukung dirinya yang tekun dengan usahanya akhirnya sang suami mengizinkan. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved