Puting Beliung di Bengkulu Tengah

Bertambah, Rumah Rusak Akibat Bencana Puting Beliung di Bengkulu Tengah Jadi 36 Rumah

Dari update BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, tercatat sebanyak 36 rumah warga yang mengalami kerusakan.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Deti saat melihat kondisi rumahnya yang hancur usai dilanda angin puting beliung, Selasa (20/9/2022). 

7. Non Sowani (Rumah) Rusak Berat

8. Nurdin (Rumah) Rusak Berat

9. Papok (Rrumah) Rusak Ringan

10. Mardi (Ruko) Rusak Ringan

11. Yansmi (Dapur) Rusak Ringan

12. Saluimuri (Ruko) Rusak Ringan

13. Nuraini (Ruko) Rusak Ringan

14. Tri Mirday (Rumah)Rusak Ringan

15. Cik Man (Rumah) Rusak Ringan

16. Sulaiman (Dapur) Rusak Ringan

17. Masdino (Rrumah) Rusak Ringan

18. Kono (Rumah) Rusak Ringan

19. Murti (Rumah) Rusak Ringan

20. Yara (Rumah) Rusak Ringan

21. Mula (Rumah) Rusak Ringan

22. Dikum (Dapur) Rusak Ringan

23. Rus (Bengkel) Rusak Ringan

24. M.Ardi (Rumah) Rusak Ringan

25. Ismanto (Rumah) Rusak Ringan

26. Ning (Rumah) Rusak Ringan

27. Untung S (Bengkel) Rusak Berat

28. Nara Marjuno (Rumah) Rusak Berat

Rumah Tertimpa Pohon Penderita Stroke Selamat

Sebuah keajaiban terjadi saat bencana angin puting beliung melanda Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (20/9/2022).

Pasalnya, Nurdin salah satu warga yang selamat usai rumah miliknya rusak berat usai tertimpa pohon tumbang lantaran diterjang angin puting beliung.

Rozi tetangga Nurdin menjelaskan, Nurdin menderita penyakit stroke sejak 4 bulan terakhir dan tinggal bersama putranya saat kejadian tersebut terjadi.

"Waktu rumahnya tertimpa pohon itu, Nurdin dan anaknya itu masih berada di dalam rumah dan terbawa ke belakang rumah yang merupakan jurang," ungkap Rozi.

Anggota kepolisian membantu warga membersihakn puing-puing reruntuhan bangunan rumah akibat bencana Puting Beliung melanda Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (20/9/2022) sekira pukul 16.00 WIB.
Anggota kepolisian membantu warga membersihakn puing-puing reruntuhan bangunan rumah akibat bencana Puting Beliung melanda Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (20/9/2022) sekira pukul 16.00 WIB. (HO TribunBengkulu.com)

Setelah rumah Nurdin tersebut ambruk ke dasar jurang, Anak Nurdin yang bernama Rahmat pun keluar dari puing-puing rumahnya yang hancur sembari meminta tolong.

"Waktu kami lihat, Rahmat ini sudah menggendong ayahnya yang sakit keluar dari rumah dan langsung warga yang ada di sekitar lokasi langsung mengevakuasi korban ke rumah tetangganya," kata Rozi.

Beruntung, Nurdin dan anaknya tidak mengalami luka ataupun cidera pasca kejadian tersebut.

"Sekarang Pak Nurdin sama anaknya sudah diungsikan ke rumah saudaranya yang berada di Desa Pulau Panggung Kecamatan Talang Empat Bengkulu Tengah," kata Rozi.

Kades: Seumur Hidup Baru ini Terjadi

Bencana Puting beliung yang melanda Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah pada Selasa (20/9/2022), diketahui baru pertama kali terjadi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Ujung Karang, Taswin (50) saat ditemui usai bencana puting beliung tersebut terjadi.

"Sudah 50 tahun saya hidup, baru kali ini saya melihat angin sekencang itu dan semengerikan itu," ujar Taswin.

Sesaat sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda, dalam sekejap mata mendung disusul hujan gerimis dan angin puting beliung.

"Itu yang saya aneh, puting beliung ini sangat cepat sekali, paling hanya 30 menit saja setelah itu langsung reda," ungkapnya.

Saat kejadian, seluruh barang-barang hingga pagar rumah milik Taswin pun berterbangan ditengah badai yang gelap gulita.

"Baru ini saya melihat atap rumah warga yang melayang sejauh 50 meter, setelah angin mereda, saya langsung melihat kondisi warga saya ternyata ada puluhan rumah yang terdampak," kata Taswin.

Hingga saat ini, seluruh warga yang terdampak telah diungsikan ke rumah tetangga yang tidak terdampak bencana angin puting beliung.

"Kami berharap ada bantuan baik dari masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah agar mengurangi penderitaan warga kami," ujar Taswin.

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved