Pendangkalan Muara Pasar Bawah Bengkulu Selatan Ganggu Aktivitas Nelayan: Sulit Melaut

Pendangkalan muara Pantai Pasar Bawah masih menjadi masalah bagi nelayan Bengkulu Selatan.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Tumpukan batu dan pasir menggunung di pintu keluar masuk muara Pasar Bawah di Kabupaten Bengkulu Selatan. Pendangkalan muara Pasar Bawah ini masih menjadi masalah nelayan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pendangkalan muara Pantai Pasar Bawah masih menjadi masalah bagi nelayan tradisional Bengkulu Selatan.

Tidak hanya pernah memakan korban karena perahu nelayan mengalami karam, pendangkalan muara Pasar Bawah juga mengganggu aktivitas nelayan yang sehari-harinya harus melaut.

Nelayan tradisional Pasar Bawah kerap kesulitan melaut akibat pendangkalan muara Pasar Bawah yang diperparah cuaca ekstrem.

Pantauan TribunBengkulu.com, saat ini hampir puluhan perahu atau alat tangkap nelayan di Bengkulu Selatan hanya bersandar di dermaga muara Pasar Bawah.

Perahu-perahu ini tidak bisa ke luar melaut akibat pintu muara mengalami pendangkalan. Jika dipaksakan khawatir perahu mengalami karam.

Salah seorang nelayan Pasar Bawah, Erwan mengaku permasalahan pintu muara mengalami pendangkalan sudah sejak lama ada.

Sayangnya menurut Erwan dari pemerintah daerah khususnya dinas terkait tidak peka agar mengalokasikan anggaran untuk dilakukan pengerukan setiap tahunnya.

"Sesudah aliran sungai meluap pasti pintu muara mendangkal. Pendangkalan bukan hanya disebabkan dengan aliran sungai saja. Tetapi, juga disebabkan dengan pasang surut air laut," ungkap Erwan.

"Seharusnya Pemkab Bengkulu Selatan, melalui Dinas Perikanan, untuk cepat tanggap dengan permasalahan seperti ini. Karena, permasalahan ini setiap tahun ada," sambung Erwan Kepada TribunBengkulu.com, Rabu (21/9/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved