Pembunuhan Brigadir Yosua

Pihak Brigadir J Waspadai Koneksi dan Uang Ferdy Sambo, Agar Tak Lolos Dari Jerat Hukum

Kuasa hukum Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak belum terlalu yakin Ferdy Sambo benar-benar bisa dihukum berat dalam kasus pembunuhan berencana

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Kuasa hukum Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak belum terlalu yakin Ferdy Sambo benar-benar bisa dihukum berat dalam kasus pembunuhan berencana yang menjeratnya. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kuasa hukum Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak belum terlalu yakin Ferdy Sambo benar-benar bisa dihukum berat dalam kasus pembunuhan berencana yang menjeratnya.

Martin mengungkapkan, bahwa pemecatan Ferdy Sambo di kepolisian memang patut diapresiasi. Sebab, dengan pemecatan tersebut, Ferdy Sambo telah kehilangan tahtanya di kepolisian.

Hilangnya tahta Ferdy Sambo di kepolisian, tentu akan mempersulit gerak mantan perwira tinggi polisi itu untuk keluar dari jerat hukum yang dihadapinya.

Namun kata Martin perlu dicatat, meski tahta Ferdy Sambo sudah runtuh, harta mantan Irjen itu masih berlimpah.

Apalagi diketahui sejumlah kekayaan yang dimiliki Ferdy Sambo tidaklah lazim seperti transaksi kebutuhan rumah tangga yang mencapai ratusan juta rupiah.

Dimana gaji lazim perwira tinggi polisi sekelas Ferdy Sambo hanya Rp30 juta perbulan. Martin pun meyakini bahwa sampai saat ini, harta Ferdy Sambo masih bergelimang.

Harta itulah kata Martin yang membuat pihak Brigadir J khawatir Ferdy Sambo masih memiliki koneksi untuk membuatnya lari dari proses hukum yang menjeratnya.

"Dengan hilangnya tahta, jabatan tidak serta merta hilangkan koneksi, kita tidak tahu koneksi Ferdy Sambo ini masih setia atau tidak," jelas Martin dikutip dari Kompas Tv Kamis (22/9/2022).

Baca juga: IPW Ungkap Markas Konsorsium 303 Hanya Berjarak 200 Meter dari Mabes Polri

Pihak keluarga Brigadir J khawatir Ferdy Sambo masih bisa mengendalikan kasus hukum dengan uangnya yang masih berlimpah.

Apalagi kata Martin, dalam prosesnya, ajudan Ferdy Sambo mengaku sempat ditawarkan sejumlah uang dalam pembunuhan Brigadir J.

Diketahui Ferdy Sambo resmi dipecat dari kepolisian atas kasus pembunuhan Brigadir J yang menjeratnya.

Status Ferdy Sambo juga saat ini sudah menjadi tersangka pembunuhan berencana. Meski begitu, berkasnya di Kejaksaan belum masuk P21 sehingga masih P19.

Kesedihan Samuel Hutabarat

Kesedihan Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak hanya bisa mengenang mendiang anak mereka Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved