Benarkah Stok BBM Subsidi di Bengkulu Masih Aman? Cek Faktanya

Stok BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite di Provinsi Bengkulu sebelumnya dikabarkan akan habis pada bulan Oktober 2022 mendatang.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Antrean BBM di Kota Benglulu. Sales Branch Manager TBBM Pertamina Pulau Baai Bengkulu, Veri Fernando menyatakan stok BBM subsidi di Bengkulu aman sampai dengan akhir tahun 2022. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis biosolar dan pertalite di Provinsi Bengkulu dikabarkan akan habis pada bulan Oktober 2022.

Akan tetapi kabar stok BBM habis sebelum tahun 2022 berakhir dibantah langsung oleh pihak Terminal BBM Pertamina Pulau Baai Bengkulu.

Sales Branch Manager TBBM Pertamina Pulau Baai Bengkulu, Veri Fernando menyatakan stok BBM subsidi di Bengkulu aman sampai dengan akhir tahun 2022.

Maka dari itu ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak usah panik takut akan kekurangan stok BBM bersubsidi.

"Jadi untuk masyarakat Bengkulu tidak usah panik tidak usah melakukan pengambilan BBM di SPBU secara massal karena stok BBM masih aman," ungkap Veri.

Saat ini Terminal BBM Pertamina Pulau Baai masih rutin memantau ketersediaan BBM yang ada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) yang ada di Provinsi Bengkulu.

Hampir semua SPBU ketersediaan BBM bersubsidinya masih aman sampai dengan hari ini.

"Untuk stok bisa dilihat di masing-masing SPBU, angkanya bervariasi. Ada yang 24 ribu liter sehari, ada yang 32 ribu liter sehari, ada yang 16 ribu liter perhari itu tergantung masing-masing SPBU," ujar Veri.

Pertamina menegaskan, selama stok BBM yang ada di Terminal BBM Pertamina Pulau Baai Bengkulu masih tersedia, maka stok di SPBU dipastikan tidak akan kehabisan stok.

Saat ini Kondisinya stok masih ada, jikalau ada kendala, itu karena adanya kendala cuaca sehingga kapal tidak bisa bersandar.

"Kita doakan saja, sekarang cuaca masih bagus, tidak ada kendala kapal kita untuk bersandar, sehingga stok di terminal Pulau Baai itu aman," kata Veri.

Sementara itu menanggapi pernyataan Dinas ESDM Provinsi Bengkulu yang sebelumnya menyatakan stok BBM akan habis pada bulan Oktober mendatang, Veri enggan ikut berkomentar.

Karena pada dasarnya, Dinas ESDM Provinsi Bengkulu memang memiliki wewenang untuk mengajukan penambahan stok BBM untuk Provinsi Bengkulu kepada pihak BPH Migas.

Sedangkan saat ditanyai terkait dengan jumlah stok Biosolar dan Pertalite di Terminal BBM Pertamina Pulau Baai Bengkulu, Veri juga belum memberi jawaban.

Karena secara umum ia mengaku tidak hapal detailnya, namun ia hanya berani memastikan bahwa stok BBM bersubsidi masih aman.

"Kita pastikan masyarakat Bengkulu masih bisa merasakan BBM Pertalite dan Biosolar sampai akhir tahun," ujar Veri.

Baca juga: Update Peringatan Dini Cuaca Bengkulu 23-25 September 2022, BMKG: Waspada Banjir dan Longsor

Baca juga: Pasokan Sawit Masih Rendah, Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah Naik Lagi Rp 30 tiap Kilogram

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved