Kabur 3,5 Tahun, DPO Pelaku Pencurian Padi di Bengkulu Selatan Diringkus Polisi

Pelaku He mencuri padi milik Rudi Hartono (36) warga Desa Muara Pulutan, Seginim, Bengkulu Selatan pada 2019 lalu.

HO TribunBengkulu.com
Pelaku He (26) warga Desa Lubuk Sirih, Bengkulu Selatan DPO kasus pencurian padi yang kabur selama 3,5 tahun saat diringkus polisi, pada Jumat (23/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - He (26) warga Desa Lubuk Sirih, Bengkulu Selatan DPO kasus pencurian padi yang kabur selama 3,5 tahun berhasil diringkus polisi.

Pelaku He mencuri padi milik Rudi Hartono (36) warga Desa Muara Pulutan, Seginim, Bengkulu Selatan pada 2019 lalu.

Pelaku diamankan Tim totaici Polres Bengkulu Selatan, saat sedang berada di rumahnya di Desa Lubuk Sirih.

Baca juga: Sengketa Lahan SDN 62 Kota Bengkulu, Sejak 2019 Siswa Menumpang Belajar

"Saat baru pulang ke rumahnya, pelaku langsung kami bekuk," kata Kanit Pidum, Ipda Dodi Heriansyah kepada TribunBengkulu.com, Jumat (23/9/2022).

Menurut Ipda Dodi, setelah beraksi mencuri padi milik korban, He kabur ke daerah Tumbuan Kabupaten Seluma.

Baca juga: Pendangkalan Muara Pasar Bawah Dikeruk, Nelayan di Bengkulu Selatan Sumringah Bisa Kembali Melaut

He kabur ke hutan dan menjadi petani kopi disana dan baru-baru pelaku ini pulang karena mengira, aparat sudah melupakan kasusnya tersebut.

"Pelaku ini usai beraksi kabur ke tumbuan, saat dibekuk dia baru pulang," terang Dodi.

Baca juga: Dua Pabrik di Bengkulu Selatan Kembali Naikan Harga TBS Sawit Rp 30 tiap Kilogram, Pasokan Minim

Sebelumnya He mencuri padi di gudang penggilingan beras milik korban.

Saat itu sebanyak 5 karung padi korban hilang yang dicuri He saat korban sedang tidur di rumahnya.

Setelah itu, korban melaporkannya ke Mapolres Bengkulu Selatan.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved