Minim Anggaran, Pemkot Bengkulu Dilema Buka Seleksi Penerimaan PPPK

Dari kuota PPPK ini, terbagi dalam tiga formasi diantaranya formasi guru sebanyak 1102, tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 344 dan damkar 208.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Para PTT (Pegawai Tidak Tetap) Pemkot Bengkulu sedang melakukan tugasnya,menjaga pos di jl Nakau - Air Sebakul. Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, pada Jumat (23/9/2022) mengaku dilema terkait rencana pembukaan seleksi PPPK di Pemkot Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Minim anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dilema untuk membuka seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu diungkapkan, Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, pada Jumat (23/9/2022).

"Ini kan aturan pusat, kami walikota dan wakil walikota berpikir bagaimana para PTT (Pegawai Tidak Tetap) yang kurang lebih ada 3000 orang ini agar bisa diakomodir," kata Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.

Baca juga: Pemkot Gelontorkan Rp 200 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Kota Bengkulu

Apalagi, beberapa waktu lalu pihaknya mendapatkan kuota PPPK sebanyak 1654 kuota.

Dari kuota PPPK ini, terbagi dalam tiga formasi diantaranya formasi guru sebanyak 1102, tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 344 dan damkar 208.

"Apakah nanti PPPK atau ada perubahan lain. Nah ini yang perlu kita bicara dengan DPRD. Karena apa, anggaran PPPK ini dibebankan dengan daerah melalui dana DAU," ungkap Dedy.

Baca juga: Sengketa Lahan SDN 62 Kota Bengkulu, Sejak 2019 Siswa Menumpang Belajar

Sementara ini, berdasarkan informasi dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bengkulu, bahwa untuk kuota PPPK guru, sudah disiapkan anggaran Rp 13,6 miliar dari Dana DAU.

Bahkan, sempat menjadi Silpa APBD 2021,yang keseluruhan Silpa mencapai Rp 60,4 miliar.

Sementara untuk kuota PPPK administrasi dan teknis belum mendapatkan alokasi anggaran.

Baca juga: Curi Murai Batu, 2 Kuli Bangunan di Kota Bengkulu Diringkus Polisi

Dari Pemkot Bengkulu masih melakukan pembahasan untuk PPPK ini.

" Kalau dahulu, waktu penerimaan CPNS itu pakai dana pusat. Masuk dalam porsi DAU, tapi sekarang DAU yang ada ini, silahkan diangkat pakai dana ini. Sementara anggaran kita minim, nah inilah yang harus kita carikan solusi seperti apa, " jelasnya.

Disisi lain, Anggota Banggar DPRD Kota Bengkulu, Ariyono Gumay, mendorong agar Pemkot Bengkulu segera mengalokasikan anggaran untuk PPPK teknis dan administrasi.

"Ini juga masih dikaji bersama oleh para kepala daerah, karena ini berkaitan dengan belanja pegawai. Apakah nanti full 100 persen dari APBD atau ada subsidi dari penambahan DAU, " ungkapnya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved