Tekan Angka Pengangguran, UPTD PK Bengkulu Selatan Buka 6 kelas Pelatihan Gratis

Bahkan, pelatihan tersebut dibuka agar masyarakat usai mengikuti pelatihan dituntut langsung dapat bekerja maupun membuka lapangan kerja baru

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Calon peserta pelatihan saat mengikuti tes wawancara di kantor UPTD PK Provinsi Bengkulu di Bengkulu Selatan, pada Jumat (23/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Guna mengasah keterampilan kerja masyarakat agar mampu berdikari dalam dunia wirausaha, Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pelatihan Kerja Provinsi Bengkulu di Bengkulu Selatan, kembali buka kursus secara gratis sebanyak 6 kelas.

Bahkan, pelatihan tersebut dibuka agar masyarakat usai mengikuti pelatihan dituntut langsung dapat bekerja maupun membuka lapangan kerja baru

Kepala UPTD Pelatihan Kerja Provinsi Bengkulu di Bengkulu Selatan (BS), Lukman Nulhakim, S.Sos mengatakan saat ini ada 70 peserta yang sudah mendaftar dan mengikuti ujian tertulis bahkan tes wawancara dari 70 tersebut.

Baca juga: Pendangkalan Muara Pasar Bawah Dikeruk, Nelayan di Bengkulu Selatan Sumringah Bisa Kembali Melaut

''Hanya saja, menurutnya akan diambil 68 peserta yang akan mengikuti pelatihan 2 kelas komputer, 1 kelas tata rias dan 1 kelas menjahit,'' kata Lukman kepada TribunBengkulu.com, Jumat (23/9/2022).

Kemudian, setelah dibuka sebanyak 4 kelas tersebut, panitia penerima pelatihan kembali membuka 2 kelas yaitu tata boga dan menjahit.

"6 kelas total dibuka pelatihan, pertama 4 kelas lalu menyusul 2 kelas. Pelatihan akan dimulai pada bulan 10 atau sebelas mendatang," ujarnya.

Baca juga: Kabur 3,5 Tahun, DPO Pelaku Pencurian Padi di Bengkulu Selatan Diringkus Polisi

Untuk diketahui, pelatihan ini digelar tanpa dipungut biaya karena murni untuk memberihkan keterampilan tanpa membebankan peserta.

"Kita terus berupaya agar pencari kerja dimudahkan dengan adanya pelatihan, hasilnya bisa berusaha mandiri bahkan pelatihan terus dilaksanakan, setiap tahun," jelas Lukman.

Sementara itu, salah satu calon peserta Saimi menuturkan, bahwa dirinya mengikuti program pelatihan ini dengan mengambil jurusan jahit.

Baca juga: Warga Kepahiang Bengkulu, Simpan Uang Kuno Mandat ORIDA Bengkulu Peninggalan Buyut

Ia berharap, dengan keterampilannya yang masih terbilang rendah, sehingga ingin mengasah keterampilan tersebut .

''Kalau dibimbing mengikuti pelatihan, kita juga tidak dibebani biaya alias gratis," ungkap Saimi.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved