Remaja di Bengkulu Selatan Dibakar

Ayah Remaja di Bengkulu Selatan yang Dibakar Tetap Tempuh Jalur Hukum Meski Damai Ditingkat Desa

Menurut Erwin, perdamaian telah dilakukan ditingkat desa dengan disaksikan Kepala Desa serta masyarakat sekitar.

HO Polres Bengkulu Selatan
Pihak kepolisian dari Polres Bengkulu Selatan saat mengunjungi Prengki Bambang Herwansah (15) yang dibakar oleh Hadi (40) warga Desa Lubuk Tapi Kecamatan Ulu Manna, Bengkulu Selatan, pada Senin (26/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Meski sudah damai ditingkat Desa, Erwin Budi (33) ayah dari Prengki Bambang Herwansah (15) yang dibakar oleh Hadi (40) tetao menempuh jalur hukum.

Menurut Erwin, perdamaian telah dilakukan ditingkat desa dengan disaksikan Kepala Desa serta masyarakat sekitar.

Namun, melihat kondisi anak begitu memperihatikan ia tetap ingin perkara ini diproses secara hukum yang ada.

Erwin saat di BAP oleh penyidik mengatakan, saat damai ditingkat desa dirinya hanya mengetahui bahwa anaknya bukan dibakar secara sengaja.

"Sebenarnya saya tidak percaya dengan yang dikatakan oleh keluarga bawah korban luka akibat lampu. Terus saya telusuri, memang korban dibakar secara sengaja. Itulah yang membuat saya ingin memproses hukum meski sudah ada perdamaian ditingkat desa," kata, Erwin Budi kepada TribunBengkulu.com, Selasa (26/9/2022).

Bahkan sambung Erwin, jika hal tersebut bukan secara sengaja atau main-main saja juga tidak sewajarnya lagi.

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

Polisi mendalami motif pelaku Hadi (40) yang membakar Prengki Bambang Herwansah (15) warga Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Ulu Manna Bengkulu Selatan.

Saat ini pihak Kepolisian masih mintai keterangan para saksi yang ada dilapangan maupun membawah korban ke rumah sakit saat kejadia, Sabtu (24/9/2022) lalu.

"Secepat mungkin akan dilakukan pemanggilan para saksi. Jika semua sudah didapat," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah, Senin (26/9/2022) sore.

Menurut, Dodi jika berdasarkan keterangan terlapor dan beberapa saksi sepeti di BAP (Berkas Acara Pemeriksaan).

"Tetapi kan masih ada saksi lainya, semua akan kita ambil keterangan. Lalu, kemudian akan dicocokan," kata Dodi kepada tribunbengkulu.com, Senin (26/9/2022).

Kasus ini akan langsung dilakukan gelar perkara agar diketahui memenuhi unsur pidana atau tidak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved