Gubernur Singgung BPBD dan Diskominfotik Provinsi Bengkulu Sulit Dihubungi Ketika Ada Bencana

Menurut Gubernur harusnya BPBD dan juga Diskominfotik menjadi leading sektor yang aktif ketika ada informasi terkait kebencanaan.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Gubernur Bengkulu saat memberi sambutan dalam Rakor SAR daerah tahun 2022, Senin (26/9/2022). Kalaksana BPBD dan Kadis Diskominfotik disinggung terkait pemberian informasi bencana. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyayangkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu sulit dihubungi ketika ada bencana.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur saat pelaksanaan Rakor SAR daerah tahun 2022, Senin (26/9/2022).

Menurut Gubernur harusnya BPBD dan juga Diskominfotik menjadi leading sektor yang aktif ketika ada informasi terkait kebencanaan.

Baca juga: Hadapi Potensi Gempa 8,9 SR di Bengkulu, Bagaimana Antisipasi Pemprov dan Basarnas?

Ia mencontohkan seperti gempa 6,5 SR yang melanda Kabupaten Kaur beberapa waktu yang lalu.

Dimana wartawan banyak mengkonfirmasi langsung informasi kepada Gubernur Rohidin, karena pihak BPBD dan Diskominfotik tidak memberi respon.

"Karena banyak wartawan yang menghubungi saya secara langsung, jadi saat itu terpaksa saya langsung buat rilis pakai rekaman suara saya," ungkap Rohidin.

Baca juga: Pasokan Sawit Menurun, Pabrik di Bengkulu Selatan dan Kaur Berlomba Naikan Harga TBS Sawit

Menurut Rohidin harusnya pihak BPBD dan Diskominfotik merupakan pihak yang paling aktif dalam menyampaikan informasi ketika ada kejadian kebencanaan.

Pemberian informasi harus dihimpun secara cepat dan kedua OPD ini harusnya selalu siaga 24 jam dalam memantau informasi.

"Jangan takut dengan media, terutama media online. Tolong, karena ini penting. Jadi informasi tidak harus dari saya ketika BPBD dan Diskominfotik bisa dihubungi," kata Gubernur.

Baca juga: Petani dan Mahasiswa di Bengkulu Kompak Suarakan Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi Diminta Diam

Rohidin mengharapkan agar semua elemen terkait bekerjasama, terutama dalam pemberian informasi kepada masyarakat.

Terutama untuk Diskominfotik dan BPBD Provinsi Bengkulu, termasuk juga Palang Merah Indonesia (PMI) dan pihak rumah sakit, termasuk juga media massa.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved