Demo BBM di Bengkulu

Temui Massa Aksi Demo, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Gelar Rapat Luarbiasa di Jalanan

Sejumlah tuntutan massa aksi dibacakan yakni menolak kenaikan harga BBM subsidi dan reforma agraria di Provinsi Bengkulu serta menyetujui.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Jonaidi SP Ketua komisi II DPRD Provinsi Bengkulu saat menemui massa aksi demonstrasi, Senin (26/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Usai menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Provinsi Bengkulu selama kurang lebih 4 jam, akhirnya anggota DPRD Provinsi Bengkulu mendatangi massa aksi dan menggelar rapat luar biasa bersama massa aksi, Senin (26/9/2022).

Sejumlah tuntutan massa aksi dibacakan yakni menolak kenaikan harga BBM subsidi dan reforma agraria di Provinsi Bengkulu serta menyetujui reformasi Polri.

Dalam kesempatan ini, Jonaidi, SP Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu bersama empat anggota DPRD lainnya membuka rapat luarbiasa tersebut di tengah kerumunan massa aksi.

Baca juga: Perwakilan Massa Demo BBM dan Hari Tani Pertanyakan Fungsi DPRD Lindungi Petani Bengkulu

Koordinator aksi, Budi Pranata menyampaikan terkait tuntutan dan nota kesepakatan yang harus di tandatangani oleh seluruh anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Ketua komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi SP menjelaskan pihaknya sangat menyetujui seluruh tuntutan para massa aksi demonstrasi dan akan terus diperjuangkan.

"Hampir satu bulan lebih kantor ini menjadi lokasi demonstrasi, seluruh tuntutan dari para massa aksi selama ini sudah kami hantarkan ke pemerintah pusat," ujar Jonaidi.

Kedepan, Jonaidi mengajak para petani untuk datang ke kantor DPRD Provinsi Bengkulu lagi untuk melihat perjuangan anggota DPRD Provinsi Bengkulu dalam membela hak-hak para petani.

Baca juga: Petani dan Mahasiswa di Bengkulu Kompak Suarakan Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi Diminta Diam

"Hal ini menjadi perjuangan kami dan akan terus kami perjuangkan karena kami terus berpihak kepada rakyat. Silahkan datangi kami, saat ini kami membahas anggaran, tentunya bantuan sarana dan prasarana sudah kami anggarkan sangat banyak untuk petani," ungkap Jonaidi.

Bersama keempat anggota DPRD Provinsi Bengkulu lainnya, Jonaidi SP menandatangani nota kesepakatan yang dibawa oleh massa aksi.

"Soal komitmen, kami sepakat untuk menandatangani semuanya dan akan terus kami perjuangkan," kata Jonaidi.

Demo Petani dan Mahasiswa di Bengkulu

Massa dari kalangan mahasiswa dan petani yang ada di Provinsi Bengkulu kompak menyuarakan penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Aksi demo tolak kenaikan harga BBM yang dilakukan pada hari ini Senin (26/9/2022) masih merupakan imbas dari kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM pada tanggal 3 September 2022 lalu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved