Pembunuhan Brigadir Yosua

IPW Hadiri Undangan MKD DPR Bahas Private Jet yang Dipakai Brigjen Hendra Kurniawan saat ke Jambi

IPW Hadiri Undangan MKD DPR Bahas Private Jet yang Dipakai Brigjen Hendra Kurniawan ke Jambi

Editor: Hendrik Budiman
YouTube Kompas TV
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso memenuhi panggilan MKD DPR pada Kamis (25/8/2022). Hari ini Sugeng kembali dipanggil MKD DPR. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Indonesia Police Watch (IPW) akhirnya menghadiri undangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Selasa (27/9/2022) untuk membahas Private Jet atau Jet Pribadi yang dipakaI Brigjen Hendra Kurniawan saat ke Jambi menemui keluarga Brigadir J.

Pantauan dilokasi, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso hadir sekira pukul 11.00 WIB hari ini.

Sugeng hadir setelah sebelumnya batal memenuhi undangan karena dilarang masuk ke DPR melewati gerbang depan.

Wakil Ketua MKD Habiburokhman mengatakan kehadiran Sugeng untuk menjelaskan lebih lanjut soal pernyataannya tentang Private Jet yang digunakan Brigjen Hendra Kurniawan, salah satu tersangka kasus dugaan obstruction of justice penanganan kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Tapi substansi masalahnya belum bisa kami buka. Saat ini terkait dengan tata tertib, peraturan tata beracara MKD. Jika pengadunya tidak membuka perkara ini, maka kami belum bisa membuka sebelum masuk ke pokok perkara," kata Habiburokhman dikutip dari TribunNews.com, Selasa (27/9/2022).

Habiburokhman juga menyatakan permohonan maaf secara langsung di depan Sugeng soal insiden kemarin.

"Yang mana beliau sudah di gerbang depan tapi tidak bisa masuk karena diminta lewat belakang," lanjut Politisi Gerindra itu.

"Kami sudah langsung tegur keras pamdal, Pak Sugeng," kata dia.

Baca juga: Ferdy Sambo Dipindahkan dari Patsus ke Rutan Mako Brimob Usai Dipecat Dari Polri

Sementara itu, Sugeng menjelaskan kehadirannya sebagai bentuk rasa hormat kepada MKD DPR RI.

"Karena saya tahu tugas MKD begitu mulia untuk menegakkan prinsip kehormatan anggota dewan, hari ini saya hadir untuk memberikan keterangan sesuai yang dibutubkan MKD," pungkasnya.

Sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, atas prosedur masuk ke pintu utama gedung DPR RI.

Permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua MKD DPR RI Habiburrokhman, dirinya menyatakan, telah melakukan teguran keras kepada Pamdal yang menghalangi kedatangan Sugeng Teguh ke DPR RI.

"Kami gak di konfirmasi. Makanya Pamdal yang bertugas saya panggil dan saya tegur keras," kata Habiburokhman saat ditemui awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Polri Klaim Tak Ada Misteri Kakak Asuh yang Melindungi Ferdy Sambo Terkait Kasus Brigadir J

"Kita minta maaf, kami meminta maaf kepada bapak Sugeng Teguh Santoso atas insiden dan ketidaknyamanan hari ini," sambungnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved