Kecelakaan di Bengkulu Selatan

Kecelakaan Maut di Jalinbar Bengkulu Selatan Tewaskan Ayah dan Anak, Polisi Tahan Sopir Truk Sawit

Sopir truk dalam peristiwa kecelakaan maut Melson (35), warga Tanjung Bulan Kabupaten Kaur harus berurusan dengan polisi.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Truk maut yang menewaskan ayah dan anak dalam kecelakaan maut di Jalinbar Sumatera Desa Padang Jawi Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (28/9/2022) diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Kecelakaan maut yang menewaskan ayah dan anak di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera Desa Padang Jawi Bengkulu Selatan berbuntut panjang.

Sopir truk dalam peristiwa kecelakaan maut Melson (35), warga Tanjung Bulan Kabupaten Kaur harus berurusan dengan polisi.

Melson langsung diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan bersama truk bermuatan sawit pascakejadian kecelakaan maut pada Rabu pagi (28/9/2022).

"Sementara masih dilakukan pemeriksaan. Kendaraan keduanya (sopir dan korban) sudah kami amankan. Jika memang sang sopir salah maka pastinya akan ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka," ujar KBO Lantas Polres Bengkulu Selatan, Ipda Yohanes kepada TribunBengkulu.com, Rabu (28/9/2022).

Sang sopir truk maut pun terlihat sangat menyesal sudah menghilangkan nyawa ayah dan anak dalam peristiwa kecelakaan yang dialaminya.

Ia terus menangis setiap ada kerabat dan keluarganya datang menjenguk dirinya di kantor polisi.

Sang sopir truk Melson pun mengaku sudah dua kali terlibat kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Saya sudah dua kali membunuh orang, sekali di Jalan Simpang PT APLS, dan sekarang terulang lagi," sesal Melson.

Kronologi Kecelakaan Maut

Ayah dan anak ini tewas dalam kecelakaan maut setelah motor yang dikendarai sang ayah ditabrak  truk diesel bermuatan sawit. Diduga sopir truk dalam kondisi mengantuk.

Kronologi kejadian berawal saat korban Ayusiman sang ayah membonceng Eva dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol BD 5561 IE menuju Kota Manna untuk menghadiri urusan keluarga.

Saat melintas di TKP, ada mobil truk pengangkut sawit dari arah berlawanan kemudian menabrak sepeda motor korban yang tak sempat lagi menghindari truk yang datang.

Kedua korban dan sepeda motor pun masuk ke dalam kolong truk. Saat itu, cuaca di lokasi kejadian memang dalam kondisi hujan deras.

Sang ayah Ayusiman masih sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, diperkirakan dalam perjalanan korban meninggal dunia.

Sedangkan anaknya bernama Eva Anggreani memang sudah meninggal dunia akibat terjepit di bawah truk.

Dari pengakuan sopir, Melson (35) warga Desa Tanjung Bulan Kaur saat kejadian ia memang dalam posisi mengantuk.

"Malam tadi saya muat TBS sawit di daerah Seginim, memang posisi tidak tidur. Selesai muat, saya langsung berangkat. Pas lewat di lokasi saya senyap akibat mengantuk. Saya terbangun disebabkan dengan adanya suara keras dari depan mobil," ungkap sopir truk.

Baca juga: Cerita Rakyat Bengkulu Dikemas Putra Putri Kebudayaan Jadi Buku, Lengkap dari 10 Kabupaten/Kota

Baca juga: PGRI Provinsi Bengkulu Desak Guru Honorer yang Lulus Passing Grade Tes PPPK Dilantik, Alasannya Ini

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved