Nelayan Kota Bengkulu Hilang

Nelayan Kota Bengkulu yang Hilang Ditemukan Sejauh 25 Kilometer dari Pulau Tikus

Salah satu anggota tim penyelamat, Ari Anggoro menjelaskan, Tinus ditemukan dalam kondisi mengapung dengan jarak sejauh 25 kilometer dari Pulau Tikus

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
HO Basarnas Bengkulu
Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap jenazah Tinus saat mengapung di lautan, Rabu (28/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Saiful Bahari (57) yang kerap disapa Tinus nelayan kota Bengkulu yang hilang selama dua hari di area Pulau Tikus saat mencari gurita, setelah Tim gabungan melakukan pencarian selama dua hari, akhirnya berhasil ditemukan dan tiba dirumah duka, Rabu (28/9/2022) sekira pukul 16.50 WIB.

Salah satu anggota tim penyelamat, Ari Anggoro menjelaskan, Tinus ditemukan dalam kondisi mengapung dengan jarak sejauh 25 kilometer dari Pulau Tikus ke arah utara barat laut.

"Yang pertama kali menemukan ini nelayan yang sedang mencari ikan, kemudian melapor ke tim pecari dan kita langsung menuju ke lokasi yang diinformasikan," ujar Ari kepada TribunBengkulu.com.

Baca juga: Kapal KM Sabuk Nusantara 46 Terdampar di Bengkulu Selatan jadi Spot Selfie Hingga Tontonan Warga

Saat ini, jenazah Tinus telah dimakamkan di TPU Kelurahan Bajak Kota Bengkulu setelah dimandikan dan disholatkan di rumah duka.

"Malam nanti kita takziah di rumah duka di area Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu," ungkap Ari.

Nelayan Ditemukan

Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Saiful Bahri (57) nelayan Pondok Besi, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu yang hilang saat menyelam mencari gurita di Pulau Tikus, Rabu (28/9/2022). 

Dari informasi yang diterima TribunBengkulu.com, Saiful nelayan hilang yang kerap disapa Tinus tersebut telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan. 

"Alhamdulillah, Pak Tinus (nelayan hilang, red) sudah diinformasikan ditemukan oleh para nelayan, tetapi belum bisa dilakukan evakuasi masih menunggu tim dari Basarnas," ujar Basari Babinpotmar TNI AL Bengkulu kepada TribunBengkulu.com, Rabu (28/9/2022). 

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalinbar Bengkulu Selatan Tewaskan Ayah dan Anak, Polisi Tahan Sopir Truk Sawit

Pada pencarian hari kedua ini Rabu (28/9/2022), tim gabungan melakukan pencarian terbagi menjadi dua tim.

Tim pertama pencarian menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) milik Basarnas dan perahu nelayan dengan area pencarian seluas  50Nm,

Sedangkan tim kedua pencarian dengan melakukan penyelaman di lokasi kejadian.

“Kondisi laut dengan gelombang yang tinggi serta arus laut yang kuat menjadi kendala yang dihadapi. Namun upaya pencarian tetap kami laksanakan dengan semaksimal mungkin agar korban cepat ditemukan,” ujar M Arafah, Kepala Kantor SAR (Basarnas) Bengkulu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved