Nelayan Kota Bengkulu Hilang

Nelayan Kota Bengkulu yang Hilang Ditemukan Sejauh 25 Kilometer dari Pulau Tikus

Salah satu anggota tim penyelamat, Ari Anggoro menjelaskan, Tinus ditemukan dalam kondisi mengapung dengan jarak sejauh 25 kilometer dari Pulau Tikus

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
HO Basarnas Bengkulu
Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap jenazah Tinus saat mengapung di lautan, Rabu (28/9/2022) 

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, seorang nelayan di Kota Bengkulu dikabarkan hilang saat mencari gurita di sekitar Pulau Tikus Bengkulu, pada Senin (26/9/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Diketahui nelayan tersebut bernama Saiful Bahari (57) yang kerap disapa Tinus ini merupakan warga Kelurahan Pondok Besi Kota Bengkulu.

Baca juga: Nelayan Hilang di Kota Bengkulu Ditemukan, Evakuasi Terkendala Gelombang Tinggi

Sirajudin, salah satu tokoh nelayan di Kota Bengkulu menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat Tinus bersama dua orang rekannya ingin mencari ikan di Pulau Mego.

Namun, karena cuaca yang tidak bersahabat, ketiga nelayan itu pun singgah di Pulau Tikus dengan alasan untuk mencari umpan dan menunggu cuaca membaik.

"Tinus ini sudah sering sekali mencari umpan di Pulau Tikus. Sehingga untuk menambah umpan, Tinus ini turun dari perahu sedangkan dua rekannya mencari umpan dari atas perahu," kata Sirajudin.

Merasa sudah terbiasa dengan lautan Pulau Tikus, Tinus dan rekannya pun tidak saling pantau hingga malam hari.

"Teman Tinus yang di perahu mengira, Tinus ini menginap di Pulau sehingga tidak ada yang menanyakan keberadaannya," kata Sirajudin.

Saat pagi, kedua rekan Tinus pun menanyakan keberadaan Tinus kepada para nelayan yang menginap di Pulau Tikus, namun satu pun tidak ada yang melihat.

Sontak, hal tersebut membuat seluruh nelayan yang berada di sekitar Pulau Tikus langsung melakukan pencarian.

"Ada sekitar 9 kapal yang mencari di Pulau Tikus, ditambah juga tim dari Basarnas, Universitas Bengkulu dan Latin, namun belum juga membuahkan hasil," kata Sirajudin.

Rekan Korban Kira Tinus Menginap di Pulau Tikus

Hilangnya Saiful Bahari yang kerap disapa Tinus ini terjadi saat dirinya bersama dua rekan lainnya saat mencari gurita di Pulau Tikus, Senin (26/9/2022) siang.

Feri salah satu rekan Tinus yang saat itu mencari gurita menjelaskan, dirinya tidak menyadari bahwa Tinus telah hilang hingga Selasa (27/9/2022) pagi.

"Saat sore, air laut sudah mulai pasang, kami kira Tinus ini menginap di Pulau Tikus. Maka kami tidak khawatir karena memang Tinus ini sudah biasa di Pulau Tikus," kata Fery kepada TribunBengkulu.com, Selasa (27/9/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved