Antrean Solar

Ngaku Tak Mampu Beli Dexlite, Pemilik Mobil Mewah di Bengkulu Rela Antre Solar Subsidi Hingga 2 Jam

Novera salah satu pemilik mobil mewah yang ikut mengantre di salah satu SPBU di Kabupaten Bengkulu Tengah mengaku dirinya telah mengantre selama 2 jam

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Sejumlah kendaraan mewah tampak ikut antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM solar subsidi di SPBU Ujung Karang Bengkulu Tengah, Rabu (28/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi dan dexlite beberapa waktu lalu membuat sejumlah kalangan masyarakat mengeluhkan perbedaan harga dexlite dan solar subsidi sangat besar.

Dari pantauan TribunBengkulu.con, karena disparitas harga tersebut, tidak hanya masyarakat kelas bawah yang mengantre namun kendaraan mewah pun ikut mengantre solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan masyarakat kelas bawah.

Novera salah satu pemilik mobil mewah yang ikut mengantre di salah satu SPBU di Kabupaten Bengkulu Tengah mengaku dirinya telah mengantre selama dua jam untuk mendapatkan solar subsidi.

Baca juga: Problem Baru Antre BBM Bersubsidi di Bengkulu, Adakah Indikasi Penyalahgunaan Nomor Plat Kendaraan?

"Saya tidak mampu membeli dexlite karena jarak harga dengan solar subsidi ini besar sekali. Harga dexlite itu Rp 18 ribu sedangkan solar hanya Rp 6.100 perliter," kata Vera kepada TribunBengkulu.com, Rabu (28/9/2022).

Dengan harga dexlite yang mencapai harga Rp 18 ribu, Vera mengaku keberatan, karena selain harga BBM yang melonjak harga kebutuhan sehari-hari pun ikut merangkak naik.

Baca juga: Belum Isi BBM tapi Saat Scan QR Code di SPBU Terdata Sudah Isi, Begini Penjelasan Pertamina

"Saat ini kan pemasukan itu sangat menurun, sedangkan pengeluaran semakin meningkat. Apalagi sawit dan karet yang merupakan mata pencarian kami sedang turun," sesal Vera.

Selain mobil milik Vera, tampak ada 5 mobil mewah lainnya yang turut mengantre solar subsidi di SPBU Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah.

Baca juga: Tarif Angkot di Kota Bengkulu Ikut Naik Gara-gara Kenaikan Harga BBM

"Ini saja rencananya mau jemput anak, tapi karena solar saya sudah habis jadi ngantre dulu. Akhirnya anak saya naik ojol pulangnya, ini antre lama karena besok mau antar anak sekolah lagi," ungkapnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved