Sidang Oknum Polisi Aniaya ART

Sidang Oknum Polisi Aniaya ART di Bengkulu, Cerita Ketua RT Selamatkan Korban dari Rumah Terdakwa

Cerita Ketua RT saat Selamatkan Korban dari Rumah Terdakwa, di Persidangan Oknum Polisi Aniaya ART

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Sejumlah alat bukti penganiayaan korban oleh Bripka Beni yang diperlihatkan JPU di persidangan, pada Rabu (28/9/2022). 

Mengenai pekerjaan korban sendiri, saksi mengatakan bahwa korban rajin bekerja hnya saja, korban dianggap lambat.

"Agak lelet. Tapi saya tidak tahu kalau sering dimarahi," kata Misrawati.

Untuk dugaan penganiayaan yang dilakukan terdakwa kepada korban, saksi Misrawati mengaku tidak mengetahuinya, karena sudah keluar sebelum puasa tahun ini.

Saksi juga mengatakan selama bekerja dengan 2 terdakwa, dirinya tidak pernah mendapatkan kekerasan, baik secara perbuatan ataupun lisan.

JPU sendiri sempat menanyakan apakah pakaian tertutup korban apakah sudah dikenakan sejak awal bekerja, yang dijawab lupa oleh saksi.

Sementara, 2 terdakwa, Bripka Beni dan Lediya Eka Restu tidak membantah kesaksian Misrawati.

Pengacara Bantah Adanya Penyiksaan

Penasehat hukum terdakwa, Irvan Yudha Oktara mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi yang dihadirkan dalam persidangan, menunjukan bahwa kliennya juga pernah mempekerjakan ART lain dan tidak ada tindakan penganiayaan ataupun sadisme.

"Itu tidak terjadi dengan saksi yang dihadirkan JPU. Hampir 2 tahun, baik-baik saja," kata pengacara terdakwa kepada TribunBengkulu.com.

Irvan juga memberikan sejumlah catatan lain, seperti gaji kepada ART sebelumnya yang lancar dan bahkan diantar ke rumah jika telat.

Sementara, untuk permohonan penangguhan penahanan terhadap kliennya, Irvan mengatakan belum diputuskan majelis hakim.

"Tapi keputusannya memang kita serahkan ke majelis hakim," ungkap Irvan.

Sidang Lanjutan Oknum Polisi Aniaya ART

Sidang kasus oknum polisi aniaya ART (Asisten Rumah Tangga) di Bengkulu dengan terdakwa Bripka Beni Adiansyah dan istrinya Lediya Eka Restu kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Rabu (28/9/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved