Sidang Penusukan Polisi

Sidang Penusukan Polisi di Diskotik Cassablanca, Kasat Reskrim Polres Bengkulu Jadi Saksi

Sidang penusukan anggota polisi dengan korban Bripda Nofri Pratama kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Rabu (28/9/2022).

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Sidang penusukan polisi di Diskotik Cassablanca dengan korban Bripda Nofri Pratama di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Rabu (28/9/2022). 

Setelah itu, korban dan 7 lainnya berangkat dan masuk ke diskotik Cassablanca. Menunggu sebentar, korban dan 7 rekannya mendapatkan table 3 di lantai 2.

Sekitar pukul 03.30 WIB, terjadi keributan yang bermula saat seseorang pengunjung bernama Rian, ribut dengan pengunjung di table 1, karena meminta rokok. Di table 1 juga merupakan anggota Polri, yang bertugas di Polres Bengkulu. 

Rupanya, seseorang bernama Rian ini merupakan teman Tibet, rekan korban yang bersama-sama ke diskotik Cassablanca. 

Tibet berusaha melerai, namun dipukul oleh pengunjung di table 1. Melihat Tibet dipukul, korban kemudian membalas pukulan ke anggota Polres Bengkulu di table 1.

Terjadi keributan dan saling pukul. Hingga akhirnya korban dibawa ke luar, dan dimasukan ke dalam mobil.

Namun, di dalam mobil, korban tiba-tiba dikeroyok oleh para terdakwa, RA, EO, RD, dan tersangka lain yang masih DPO, D. Korban kemudian ditarik keluar, dan kemudian kembali dikeroyok para terdakwa.

Korban mencoba lari ke bagian rumput di depan diskotik Cassablanca, hingga tersungkur. Di situ juga korban mendapatkan tusukan, yang berakibat luka di bagian dada dan perut.

Korban kemudian ditolong rekan korban, dan kembali dibawa ke dalam mobil. Di dalam mobil, rekan korban melihat korban berdarah, dan membawa ke RS Rafflesia. Di situ korban mendapatkan perawatan hingga dioperasi.

"Namun, saya tidak tahu siapa yang menusuk, dan pakai apa," kata Bripda Novri dalam persidangan.

Akibat peristiwa ini, diskotik Cassablanca sempat ditutup selama beberapa waktu, dan diberi garis polisi. 
 

Baca juga: Kerugian Negara di Korupsi Replanting Sawit Bengkulu Utara Rp 9 Miliar, Tersangka Segera Disidang

Baca juga: OTT Wartawan Tribun Gadungan di Rejang Lebong, PWI: Jika Ada Oknum Wartawan Memeras Lapor Polisi

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved