Tarif Angkot di Kota Bengkulu Ikut Naik Gara-gara Kenaikan Harga BBM

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bengkulu pun menyepakati akan kenaikan tarif tersebut.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Tampak antrean BBM di salah satu SPBU di Kota Bengkulu, pada Rabu (28/9/2022). Kenaikan harga BBM bersubsidi, juga berdampak pada tarif angkot. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan pada 3 September lalu, juga berdampak pada tarif angkutan perkotaan (Angkot) di Kota Bengkulu.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bengkulu pun menyepakati akan kenaikan tarif tersebut.

Ketua Organda Kota Bengkulu, Yupiter Kenedi menyampaikan pihaknya menyepakati kenaikan tarif angkot ini sebesar persentase naiknya harga BBM subsidi.

Baca juga: Sidang Lanjutan Oknum Polisi Aniaya ART di Bengkulu, Giliran Ketua RT Hadir Jadi Saksi

"Dari hasil rapat dengan pemda Kota, Polres, mahasiswa, dan perwakilan masyarakat itu disepakati tarif angkot naik, " kata Yupiter, Rabu (28/9/2022).

Ia menjelaskan besaran tarif yang dirancang yakni angkutan umum dari semula Rp 4 ribu naik menjadi Rp 5 ribu.

Mahasiswa atau pelajar naik dari Rp 3 ribu menjadi Rp 4 ribu, dan anak-anak dari Rp1000 menjadi Rp 2 ribu.

Baca juga: Belum Isi BBM tapi Saat Scan QR Code di SPBU Terdata Sudah Isi, Begini Penjelasan Pertamina

Tarif ini menyesuaikan dengan besaran modal yang dikeluarkan oleh sopir angkot, sehingga ongkos pun tidak bisa dipukul rata.

"Mulai berlaku sejak 27 September ini dan semua perwakilan di rapat itu setuju, " ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan menyampaikan tidak dipungkiri jika BBM sangat berpengaruh terhadap ongkos angkot ini.

Sehingga perlu penyesuaian tarif, untuk besaran tarif angkot di Kota Bengkulu.

Baca juga: Curi Uang Hingga Pukul Teman Sendiri, Pemuda Asal Bengkulu Selatan Diringkus Polisi

Hal ini pun dibahas bersama Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady Nurcahyo, Organda, Mahasiswa, Koperasi angkot 5 warna serta jajaran Pemkot terkait lainnya.

"Hasil rapat ini akan disampaikan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI," jelasnya.

Setelah itu, Dishub Kota Bengkulu akan mengeluarkan kebijakan tarif baru khususnya untuk angkutan umum.

Dishub Kota Bengkulu melakukan usulkan berdasarkan aturan dari kementerian tentang rumus dalam menaikkan atau menentukan tarif .

Baca juga: Cerita Rakyat Bengkulu Dikemas Putra Putri Kebudayaan Jadi Buku, Lengkap dari 10 Kabupaten/Kota

"Setelah disepakati nantinya akan dibuatkan dalam SK walikota, kemudian akan kita umumkan kepada masyarakat tarif angkot itu, dan kemungkinan tarif angkot mengalami kenaikan pasca naiknya BBM bersubsidi," ungkap Hendri.

Sementara itu, berdasarkan pantauannya meskipun saat ini pengumuman resmi kenaikan tarif ini belum dilakukan.

Namun, sudah ada beberapa supir angkot, yang lebih dulu menaikan tarif karena biaya operasional yang semakin besar.

Apalagi, pengisian BBM juga membutuhkan waktu yang lebih panjang, dikarenakan antrean di SPBU kembali mengular.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved