Remaja di Bengkulu Selatan Dibakar

Pelaku Pembakar Remaja di Bengkulu Selatan, Polisi: Tak Alami Gangguan Jiwa

Hal tersebut terbukti usai pelaku menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasannudin Damrah Manna

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Fajri A. Chaniago menjelaskan perkembangan perkara remaja di Bengkulu Selatan yang dibakar lantaran dituduh mencuri kepada TribunBengkulu.com, Kamis (29/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Polisi menyatakan Hadi (40), warga Desa Lubuk Tapi, Bengkulu Selatan pelaku pembakaran remaja beberapa waktu lalu tak terbukti mengalami gangguan jiwa.

Hal tersebut terbukti usai pelaku menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasannudin Damrah Manna dan dari berdasarkan keterangan dari pada para saksi.

"Anggota sudah memeriksa kejiwaan dari pelaku. Bahkan, informasi pelaku juga tidak ada latar belakang mengalami ganguan jiwa," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Fajri A. Chaniago, kepada TribunBengkulu.com, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Sopir Truk Menangis Akui Tabrak Ayah dan Anak karena Mengantuk: Sudah Dua Kali Kecelakaan Tewas

Bahkan, kata Iptu Fajri akibat kejadian tersebut, penyidik Polres Bengkulu Selatan menjerat pelaku dengan pasal berlapis.

Untuk informasi, korban saat ini sudah pulang kerumah neneknya yang berada di Desa Lubuk Tapi.

Kondisinya juga sudah memulai lebih baik dari mulai mendapatkan perawatan di RSUD selama 4 hari yang lalu.

Baca juga: Pengangkatan PPPK Kota Bengkulu Masih Dipikir-pikir, Anggaran Rp 13,6 Miliar Jadi Silpa

Sementara, masih mendalami keterlibatan saksi lainnya apakah nanti ada tersangka baru.

"Untuk tersangka baru belum dipastikan karena para saksi masih dimintai keterangan," ungkap Fajri.

Prengki Dirawat di Rumah Sakit

Prengki (15), warga Desa Lubuk Tapi, Bengkulu Selatan yang merupakan korban pembakaran akibat dituduh mencuri handphone sudah 3 hari dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasannudin Damrah Manna.

Prengki Bambang Herwansah (15) merupakan korban pembakaran yang dilakukan oleh pelaku Hadi (40) saat menjaga kebun durian, pada Sabtu (24/9/2022) lalu.

"Untuk korban sudah kita lakukan perawatan selama 3 hari, dimulai dari Sabtu (24/9/2022). Tadi, dokter sudah kembali melakukan kontrol dan korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah," kata kepala Ruangan Rawat Inap Rafflesia RSUD HD Manna, Ns. Heppi Susana Fitri kepada TribunBengkulu.com, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Bupati Mukomuko Sapuan, Ekonom dan Akuntan Sukses yang Pilih Pulang Kampung untuk Bangun Daerah

Menurutnya, saat ini kondisi korban sudah lebih dari baik dari sebelumnya, hanya saja kini korban dalam tahap pengeringan luka bakar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved