Antrean BBM di SPBU Bengkulu

Apa Penyebab Antrean Panjang Pengisian BBM Bersubsidi di Bengkulu? Ini Penjelasan Pihak SPBU

Ternyata dari pengamatan pihak SPBU, penerapan pengisian BBM yang masih menggunakan input nomor plat kendaraan menjadi salah satu penyebabnya.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Antrean panjang pengisian BBM bersubsidi masih terjadi di SPBU yang ada di Kota Bengkulu, pada Jumat (30/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) yang ada di Bengkulu.

Ternyata dari pengamatan pihak SPBU, penerapan pengisian BBM yang masih menggunakan input nomor plat kendaraan menjadi salah satu penyebabnya.

Program input nomor plat kendaraan ini diperlukan bagi masyarakat yang belum memiliki QR Code MyPertamina, sebagai penerima manfaat BBM bersubsidi.

Baca juga: Update Harga Sembako di Bengkulu Hari Ini, Harga Bawang Merah Merangkak Naik

Sebagai perbandingan, sebelum sistem penginputan nomor plat kendaraan ini diberlakukan, pengendara cukup hanya berhenti di depan dispenser pengisian BBM.

Kemudian membuka kaca mobil dan memberitahu petugas mau isi BBM jenis apa dan jumlah pembeliannya berapa banyak.

Selanjutnya petugas SPBU akan mengisikan BBM ke kendaraan yang bersangkutan sesuai dengan permintaan.

Sedangkan saat ini prosesnya cukup panjang, masyarakat yang belum memiliki QR Code harus turun dulu dari mobil dengan menyerahkan STNK kepada petugas SPBU.

Baca juga: Korban Pembacokan Gegara Snack Video di Rejang Lebong, Keseharian Bekerja Sebagai Buruh Penggilingan

Selanjutnya petugas SPBU akan melakukan pencocokan antara nomor plat yang ada di STNK dengan yang terpasang di kendaraan.

Baru selanjutnya jika keduanya sudah cocok, baru petugas SPBU akan melakukan input nomor plat kendaraan ke sistem.

Selanjutnya mobil akan diisi sesuai dengan sisa kuota pengisian BBM perharinya.

"Kadang belum lagi mereka sudah turun, lupa bawa STNK, kemudian naik lagi ke mobil nyari dimana STNK nya. Sebenarnya kalau pakai QR Code, ini cukup cepat, tapi kalau pakai STNK satu mobil itu berkisar 4-5 menit," ungkap Manager SPBU KM 6,5 Kota Bengkulu, Surya Darmawan.

Selain itu penyebab lain panjangnya antrean di SPBU karena saat ini masyarakat banyak yang lebih memilih antre di SPBU daripada harus beli eceran.

Berbeda dengan sebelumnya, masyarakat masih banyak yang memilih untuk beli BBM eceran, karena malas untuk antre.

Baca juga: Ini Syarat Rekomendasi Truk Material Isi BBM Solar, Dishub Kota Bengkulu: Terbukti Melanggar Dicabut

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved