Remaja di Bengkulu Selatan Dibakar

Setelah 5 Hari Dirawat di RSHD Manna, Remaja yang Dibakar karena Dituduh Curi HP Dibawa ke Bengkulu

Remaja di Bengkulu Selatan yang dibakar karena dituduh mencuri handphone sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit setelah 4 hari dirawat.

Ho Polsek Pino
Prengki, remaja di Bengkulu Selatan yang dibakar karena dituding mencuri HP saat masih mendapatkan perawatan di RSHD Manna, Rabu (25/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Remaja di Bengkulu Selatan yang dibakar karena dituduh mencuri handphone sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit setelah 5 hari dirawat.

Namun setelah dibawa pulang karena kondisi remaja yang dibakar dianggap sudah membaik, informasi terbaru yang didapat TribunBengkulu.com jika orangtua korban Prengki (15) akan membawa Prengki ke rumah sakit di Kota Bengkulu.

Saat dilakukan konfirmasi ke pihak Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSHD) Manna, tempat korban dirawat untuk menanyakan kondisi korban sehingga harus dirujuk atau mendapatkan perawatan lagi di rumah sakit lain, pihak RSHD Manna mengungkapkan jika tidak pernah mengeluarkan surat rujukan untuk korban dibawa ke rumah sakit di Kota Bengkulu. Lantaran kondisi korban sudah membaik.

"Tidak ada kalau kami memberikan surat rujukan. Jelas-jelas korban disuruh pulang, karena luka yang dialaminya sudah sangat membaik dari sebelumnya," kata perawat di poli rumah sakit tempat korban dirawat sejak Sabtu (24/9/2022 hingga Kamis (29/9/2022).

Di sisi lain ayah korban Erwan Budi (35) menjelaskan hari ini (30/9/2022) ia bersama korban akan berangkat ke Bengkulu untuk melanjutkan pengobatan korban. Hanya saja rumah sakit yang akan dituju belum tahu.

"Saya orangtua korban mau ke Bengkulu bersama korban, karena korban akan dirawat di Bengkulu. Besok saya informasikan karena belum tahu rumah sakit mana," kata Erwan melalui pesan singkat yang dikirmkan kepada TribunBengkulu.com.

Diberitakan TribunBengkulu.com, seorang remaja di Bengkulu Selatan dibakar karena diduga mencuri handphone saat sedang menunggu kebun durian milik terduga pelaku.

Korban diketahui bernama Prengki Bambang Herwansah (15) mengalami luka bakar serius akibat dibakar menggunakan BBM pertalite oleh pelaku Hadi (40) warga Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Ulu Manna Bengkulu Selatan.

Peristiwa itu terjadi, pada Sabtu (24/9/2022) sekira pukul 08.03 WIB saat korban Prengki bersama 4 orang temannya menjaga durian di kebun milik Hadi (40) di Desa Lubuk Tapi Kecamatan Ulu Manna Bengkulu Selatan.

Saat menjaga durian di kebun milik pelaku, korban sempat meminjam handphone milik pelaku namun dikembalikan.

Di mana, korban juga sempat meminjam handphone milik Ahmad temannya, namun HP milik Ahmad tersebut hilang tidak tahu keberadaannya. 

Karena hilang, Hadi pun menyuruh Ahmad tersebut mengambil BBM jenis pertalite di salah satu motor yang tidak jauh dari pondok kebun.

Ahmad pun langsung mengambil BBM dengan menggunakan kuali, lalu BBM yang diambilnya langsung diberikan kepada Hadi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved