Kapal KM Terdampar

Update Kapal KM Sabuk Nusantara Terdampar di Bengkulu Selatan: Tak Ditemukan Kesalahan Prosedur ABK

Kapal KM Sabuk Nusantara 46 terdampar di Pantai Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Selasa (27/9/2022).

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Kapal KM Sabuk Nusantara yang terdampar di perairan Pantai Pasar Pino, Bengkulu Selatan sejak Selasa (27/9/2022) malam. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kapal KM Sabuk Nusantara 46 terdampar di Pantai Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Selasa (27/9/2022).

Hasil pemeriksaan sementara, Kantor KSOP Kelas III Pulau Baai Bengkulu belum menemukan adanya kesalahan prosedur dari anak buah kapal (ABK) KM Sabuk Nusantara 46 yang menyebabkan kapal sampai terdampar.

Kepala Kantor KSOP Kelas III Pulau Baai Bengkulu, Jondra Juis mengatakan proses perbaikan kapal KM Sabuk Nusantara 46 yang terdampar di Pantai Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Selasa (27/9/2022) masih berlangsung.

Saat ini, tim teknis dari PT Pelni sedang melakukan perbaikan. Tim ini akan melakukan pemeriksaan mesin, kebocoran, dan pemeriksaan lain sebelum kapal bisa berlayar kembali.

"Mudah-mudahan proses evakuasi selesai dalam 1 atau 2 hari, sehingga kapal bisa melaksakan tugasnya docking ke Jakarta," kata Jondra kepada TribunBengkulu.com, Jumat (30/9/2022).

Terdamparnya kapal disebabkan salah satu mesin mati, sehingga kapal menjadi tidak stabil. Kemudian, adanya badai membuat kapal akhirnya terdampar.

"Untuk ABK, tetap kami periksa. Mulai dari keberangkatan dari Aceh, hingga mengalami kerusakan. Nakhoda diperiksa, jurumudi diperiksa, semua diperiksa," ungkap Jondra.

Kronologi Kapal KM Terdampar

Kepala Basarnas Bengkulu, M Arafah menjelaskan kronologi terdamparnya kapal KM Sabuk Nusantara 46 ini.

Kapal berlayar dari Aceh menuju ke Tanjung Priuk. Pada Selasa (27/9/2022) malam, kapal memasuki perairan Provinsi Bengkulu di Bengkulu Selatan.

Pukul 22.50 WIB, tiba-tiba mesin kapal bermasalah di perairan Pantai Pasar Pino. Akibatnya, kapal kandas. Kapten kapal kemudian meminta bantuan untuk di evakuasi.

Pukul 23.30 WIB, Basarnas Bengkulu menerima laporan ini, dan menurunkan 1 tim SAR dari Rescue Manna untuk melakukan evakuasi terhadap awak buah kapal (ABK) KM Sabuk Nusantara, yang berjumlah 19 orang.

Tim SAR berhasil mencapai lokasi kapal pada Rabu (28/9/2022) pukul 01.00 WIB, dan langsung melakukan upaya evakuasi. Proses evakuasi sendiri terkendala cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved