Eksploitasi Anak di Bengkulu

Tiga Pelaku Dugaan Perdagangan & Ekploitasi Anak di Bengkulu Diringkus, 5 Kamar Hotel Digaris Polisi

Sementara, akibat penyegelan ini, kondisi hotel tampak sepi. Meski masih ada 5 kamar lain yang tidak disegel, namun tidak ada tamu yang terlihat.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Tiga orang pelaku dugaan perdagangan orang dan eksploitasi anak di Kota Benggkulu diringkus, kini hotel Pattaya dugaan TKP kejadian digaris polisi, pada Minggu (2/10/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tiga orang pelaku dugaan perdagangan orang dan eksploitasi anak di Kota Benggkulu diringkus, kini hotel Pattaya dugaan TKP kejadian digaris polisi, pada Minggu (2/10/2022).

Pantauan TribunBengkulu.com, ada 5 kamar di Hotel Pattaya yang disegel dengan garis polisi.

Sementara, akibat penyegelan ini, kondisi hotel tampak sepi. Meski masih ada 5 kamar lain yang tidak disegel, namun tidak ada tamu yang terlihat.

Hotel ini sendiri memang tidak terletak tepat di pinggir jalan, namun agak masuk ke dalam, dan di belakang bangunan lain.

Bangunan kamar yang tersedia hanya satu lantai. Setiap kamar juga memiliki teras.

Polisi lalu memasang garis polisi tepat di teras depan 5 kamar tersebut. Sementara, bagian resepsionis memiliki ruang sendiri.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tiga Pelaku Eksploitasi Anak di Bengkulu Ditangkap, Dua di Antaranya Remaja Pelajar

Sebelumnya, 3 orang pelaku dugaan perdagangan orang atau eksploitasi seksual anak dibawah umur ditangkap Satreskrim Polres Bengkulu, Minggu (2/10/2022) dinihari.

Dari 3 pelaku, 2 orang diantaranya masih remaja belasan tahun, yakni AR (16 tahun) dan DAP (17 tahun). Keduanya juga masih berstatus sebagai pelajar. Sementara, 1 pelaku lainnya adalah RTP (27 tahun).

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau menjelaskan pihaknya mendapat laporan pada Sabtu (1/10/2022) malam, sekitar pukul 23.30 WIB malam.

Baca juga: DPO Bandit Handphone di Bengkulu Selatan Tabrak Mobil Polisi Hingga Ringsek saat Hendak Diringkus

Pelapor melaporkan bahwa putrinya yang masih berumur 13 tahun telah menjadi korban perdagangan orang atau eksploitasi seksual anak dibawah umur.

"Pelapor melaporkan anak kandungnya, diperdagangkan di Kafe Fataya yang berlokasi di Pantai Panjang, Kota Bengkulu," kata Malau kepada TribunBengkulu.com.

Mendapatkan laporan ini, tim Opsnal Macan Gading Polres Bengkulu langsung diturunkan untuk melakukan penyelidikan.

Baca juga: Hampir Seminggu Kapal KM Sabuk Nusantara 46 Terdampar di Bengkulu Selatan, Bagaimana Nasib 19 ABK?

Para pelaku kemudian teridentifikasi, dan tim langsung mencari keberadaan pelaku.

Pukul 00.30 WIB, tim mengetahu jika para pelaku berada di Hoyel Pataya, Kota Bengkulu.

"Dan sekira pukul 02.00 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan para pelaku," ujar Malau.

Saat ini, 3 orang pelaku telah diamankan di Mapolres Bengkulu, dan telah diserahkan ke penyidik untuk proses hukum selanjutnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved