Eksploitasi Anak di Bengkulu

Berawal Dijemput Pacar, Seorang Siswi SMP di Kota Bengkulu Berakhir Dijual di Aplikasi MiChat

Kemudian korban disetubuhi oleh MRA di Hotel Oasis yang berada di Kelurahan Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Para pelaku kasus eksploitasi anak di Kota Bengkulu di hadirkan di Mapolres Kota Bengkulu saat konfrensi pers, pada Senin (3/10/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu menjadi korban eksploitasi atau perdagangan manusia sejak, Rabu (21/9/2022) lalu.

Kasatreskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban CH (13) dijemput oleh 2 teman korban yakni MRA (15) dan IM di depan gang rumahnya.

Kemudian korban disetubuhi oleh MRA di Hotel Oasis yang berada di Kelurahan Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

Baca juga: Tiga Pelaku Dugaan Perdagangan & Ekploitasi Anak di Bengkulu Diringkus, 5 Kamar Hotel Digaris Polisi

Setelah satu pekan bersama MRA, korban kemudian bertemu dengan AZ di Hotel Pattaya Kota Bengkulu dan korban pun diminta melayani seorang laki-laki yang didapatkan melalui aplikasi MiChat.

Tak berhenti sampai disitu, korban pun ditawarkan oleh tersangka lainnya NAR (16) kepada dua orang lelaki hidung belang.

Selanjutnya, masih di Hotel Pattaya AR kembali menawarkan korban kepada lelaki lainnya.

Terakhir, EL (16) juga menawarkan korban kepada lelaki lainnya.

Keempat tersangka tersebut semuanya menawarkan korban kepada lelaki hidung belang melalui aplikasi MiChat dan mendapatkan keuntungan setiap satu kali transaksi.

Baca juga: Tanggapan Pihak Hotel Soal Penangkapan 3 Pelaku Perdagangan & Ekploitasi Anak: Hanya Sewakan Kamar

"Tersangka AZ menerima uang Rp 100 ribu, NAR mendapatkan Rp 25 ribu, AR mendapatkan Rp 50 ribu dan EL mendapatkan uang sebesar Rp 100 ribu untuk satu kali korban melayani seorang lelaki," ujar Kasatreskrim saat konferensi pers, Senin (3/10/2022).

Saat ini pihak kepolisian telah mengamankan 4 orang tersangka sedangkan dua tersangka lagi dalam pengejaran.

"Dua tersangka lainnya yakni IM dan AZ sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan akan segera kita keluarkan surat DPOnya," kata Malau.

Tanggapan Pihak Hotel

Pihak Hotel Pattaya memberikan klarifikasi terkait penangkapan 3 orang pelaku dugaan perdagangan orang atau eksploitasi anak dibawah umur, pada Minggu (2/10/2022) dinihari.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved