Inspektorat dan Diknas Turun ke Sekolah Usut Dugaan Kekerasan Dialami Siswi SMP Kota Bengkulu

Pemkot Bengkulu menurunkan tim ke sekolah yang menjadi lokasi dugaan kekerasan dialami siswi SMPN di Kota Bengkulu inisial DS pagi ini, Senin.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
http://www.ladbible.com
Ilustrasi kekerasan. Tim dari Inspektorat dan Diknas Kota Bengkulu turun ke sekolah untuk mendalami dugaan kekerasan yang dilakukan oknum kepsek terhadap siswi SMP. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemkot Bengkulu menurunkan tim ke sekolah yang menjadi lokasi dugaan kekerasan dialami siswi SMPN di Kota Bengkulu inisial DS pagi ini, Senin (3/10/2022). 

Ini untuk mendalami, dan mencari fakta akan dugaan kekerasan terhadap DS, siswi kelas VII yang diduga dilakukan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) di sekolah tersebut.

Hal ini diungkapkan Inspektur Daerah Kota Bengkulu, Eka Rika Rino. Menurut Eka, pihaknya tidak bisa langsung mengambil keputusan, namun harus berdasarkan kajian sesuai fakta yang ditemukan.

"Pagi ini, tim dari Inspektorat dan Diknas (Dinas Pendidikan, red) Kota Bengkulu ke sekolah. Kita akan gali apa sebenarnya yang terjadi di sana," kata Eka kepada TribunBengkulu.com, Senin (3/10/2022).

Upaya ini diambil dikarenakan persoalan ini berkenaan dengan pendidikan dan murid. Maka jangan sampai gegabah dalam memberikan keputusan nantinya.

"Kemarin juga kita sudah ke rumah DS. Dan hari ini kita ke sekolah. Selain guru, nanti para murid yang ada di lokasi kejadian dimintai keterangan," jelas Eka.

Ia berharap dari kedua belah pihak ini bisa kooperatif, dan mengedepankan komunikasi dalam penyelesaian masalah dugaan kekerasan yang dialami siswi SMP Kota Bengkulu.

Apalagi, dari pihak DS sudah melaporkan dugaan kekerasan ini ke kepolisian.

"Kita gali dulu fakta yang ada. Baik dari sekolah maupun DS. Tentu kita berharap temukan jalan terbaik," harap Eka.

Keluarga Lapor Polisi

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, salah satu siswi kelas 7 SMP di Kota Bengkulu berinisial DS (14) yang merupakan warga Kecamatan Selebar Kota Bengkulu mengalami trauma, diduga usai dicekik oleh oknum Kepala Sekolahnya.

Dari informasi yang didapat TribunBengkulu.com dari orang tua korban, kronologi kejadian berawal saat DS bersama pelajar lainnya di SMP tersebut mengikuti kegiatan kultum pagi di sekolahnya, hari ini Jumat (30/9/2022).

Kegiatan kultum pagi tersebut memang rutin dilaksanakan oleh sekolah tersebut setiap hari Jumat pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved