Inspektorat dan Diknas Turun ke Sekolah Usut Dugaan Kekerasan Dialami Siswi SMP Kota Bengkulu

Pemkot Bengkulu menurunkan tim ke sekolah yang menjadi lokasi dugaan kekerasan dialami siswi SMPN di Kota Bengkulu inisial DS pagi ini, Senin.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
http://www.ladbible.com
Ilustrasi kekerasan. Tim dari Inspektorat dan Diknas Kota Bengkulu turun ke sekolah untuk mendalami dugaan kekerasan yang dilakukan oknum kepsek terhadap siswi SMP. 

Namun pada saat pelaksanaan kultum pagi tersebut, DS malah sibuk mengobrol dengan teman-temannya, sehingga membuat Kepala Sekolah marah.

Selanjutnya terjadilah tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap DS.

Namun dari keterangan yang didapat oleh orang tua korban, hanya DS yang mendapat perlakuan kekerasan, sedangkan temannya yang ikut mengobrol tidak.

DS diduga mendapat tindak kekerasan dengan dicubit pada bagian tangan dan dicekik pada bagian lehernya sambil ditarik ke arah belakang.

Kejadian tersebut dilakukan di depan seluruh pelajar yang sedang mengikuti kegiatan kultum pagi di lapangan sekolah.

Sehingga hal inilah yang diduga membuat DS menjadi trauma dan ketakutan terhadap siapapun yang ditemuinya saat sudah pulang kerumah.

Versi Kepala Sekolah

Kabar adanya kekerasan yang diduga dilakukan oleh salah satu Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri  Kota Bengkulu, L terhadap salah satu siswi kelas VII, langsung dibantah.

L menegaskan bahwasanya tidak pernah ada tindakan kekerasan, apalagi sampai mencekik ataupun menjambak siswi tersebut. 

"Tidak ada tindakan kekerasan seperti laporan itu. Apalagi mencekik dan menjambak itu gak ada. Kalau dia melapor itu berarti dia mengada ada," tegasnya, Jumat malam (30/9/2022) . 

Ia menceritakan kronologi jumat pagi di sekolah yang ia pimpinan itu, setelah sholat dhuha berjamaah. Para siswa dikumpulkan untuk mendengar arahan dari wakil kesiswaan. Karena baru baru ini ditemukan video para siswa yang sedang merokok, bahkan siswi perempuan pun merokok. Juga ada memori HP siswa yang isinya penuh dengan video porno. 

"Nah pas lagi wakil kesiswaan sedang memberikan pengarahan, saya kan lihat dari atas. Anak ini asik ngajak kawan buat ngobrol, pokok tangannya kemana mana ngajak kawannya ngobrol. Saya kode dari atas, nambah parah dia nya," sesalnya. 

Ia pun memerintah pembina OSIS itu turun, untuk menenangkan siswi tersebut. Karena tingkahnya tidak bisa diam. Apalagi pagi itu, sedang dilakukan pengarahan. 

"Ternyata masih juga dia, berkicau mulutnya sekencangnya. Tangannya kemana mana, saya turun, saya kode untuk ikut ibu keatas. Akhirnya satpam dan pembina OSIS itu turun, karena anak itu melawan dengan saya, " jelasnya. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved