Sidang Oknum Polisi Aniaya ART

Fakta Baru Sidang Oknum Polisi Aniaya ART di Bengkulu, Istri Pelaku Sempat Bawa Uang Damai ke Korban

Dalam persidangan yang kembali digelar di Pengadilan Negeri Bengkulu, pada Rabu (5/10/2022) dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Persidangan kasus penganiayaan terhadap Yesi Apriliya Asisten Rumah Tangga (ART) yang dilakukan oleh terdakwa oknum polisi Bripka Beni Ardiansyah dan istrinya Lediya Eka Restu, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bengkulu, Rabu (5/10/2022). 

Sementara itu terkait semua tindak kekerasan yang diuraikan dalam dakwaan yang dilakukan oleh Beni dan Lediya terhadap Yesi, hampir semuanya dibantah oleh terdakwa.

Hanya ada 2 dakwaan tindak kekerasan yang diakui oleh Beni maupun Lediya, yaitu terkait penyiraman dengan air keran yang dilakukan oleh Lediya dan pemukulan yang dilakukan Beni.

Baca juga: Sejumlah Alat Dipakai Oknum Polisi Aniaya ART Diperlihatkan Jaksa Depan Majelis Hakim

Sedangkan untuk tindak kekerasan lain yang terurai didalam surat dakwaan, semuanya dibantah oleh pasangan suami istri ini.

"Jadi hari ini hanya kedua perbuatan itu yang diakui. Tadi juga ada keterangan Lediya yang sinkron dengan cerita Yesi, yang pernah terjatuh pada saat menjemur karpet. Hal ini juga sama, terbentur bagian kepala dengan tembok pagar, ada juga kejadian tertimpa rak yang ada di kamarnya korban," ungkap Beni.

Setelah mendengarkan keterangan dari Beni dan Lediya, majelis hakim menutup persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa ini.

Usai sidang ditutup, Lediya tampak menangis berurai air mata saat berbincang dengan suaminya secara virtual.

Sidang lanjutan akan dijadwalkan kembali, pada tanggal 12 Oktober 2022 mendatang.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved