Mahasiswa Bunuh Pemuda di Bengkulu

TKP Pembunuhan Dendi Karyawan Koperasi di Bengkulu Tak Jauh dari GOR, Sepi saat Malam Hari

Lokasi atau TKP pembunuhan Dendi, warga Betungan Kota Bengkulu oleh 2 oknum mahasiswa terjadi tepat di simpang tiga depan GOR Sawah Lebar.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
TKP pembunuhan Dendi warga Betungan Kota Bengkulu oleh 2 oknum mahasiswa, tak jauh dari GOR Sawah Lebar. Jika siang hari kawasan ini selalu ramai dilalui kendaraan, namun lewat malam hari sepi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Lokasi atau Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Dendi, warga Betungan Kota Bengkulu oleh 2 oknum mahasiswa terjadi tepat di simpang tiga depan GOR Sawah Lebar, Kota Bengkulu.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Satreskrim Polrea Bengkulu, TKP terletak di zabra cross persimpangan jalan, yang mengarah ke arah Universitas Dehasen (Unived).

Lokasi ini, jika siang hari, memang cukup ramai. Apalagi, lokasinya berada tepat di bawah lampu merah.

Di sekitar lokasi ini juga terdapat beberapa pusat keramaian, seperti sekolah, tempat olahraga, dan juga masjid.

Namun, menurut warga sekitar, di malam hari, lokasi ini sudah sepi, dan hampir tidak ada lagi aktivitas warga.

"Kalau siang seperti ini, memang ramai. Sampai pukul 22.00 WIB malam, masih ramai. Lewat dari itu, sepi di sini," kata salah satu warga, Tomi (37 tahun) kepada TribunBengkulu.com, Minggu (9/10/2022).

Karena sepi dan sudah tak ada aktivitas lagi, sendiri mengaku tidak tahu ada peristiwa pembunuhan ini di dekat rumahnya.

"Biasanya kalau siang kami pasti tahu. Tapi peristiwa ini kami sama sekali tidak tahu. Mungkin karena malam itu, dan sepi di sini," ungkap Tomi.

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, seorang pemuda asal Betungan Kota Bengkulu, Dendi Wesa Radesta (24 tahun) tewas dikeroyok oleh 2 pemuda yang juga berstatus mahasiswa, yaitu FR (21) warga Kelam Tengah dan RAP (21) warga Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur.

Pengeroyokan sendiri terjadi Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Meranti Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau berdasarkan keterangan 2 orang saksi, yaitu pelaku pengeroyokan, kronologi berawal perselisihan yang terjadi antara pelaku dengan korban.

Perselisihan dimulai saat korban mengetahui bahwa pacarnya di-chatting oleh pelaku, yang membuat korban tidak terima.

Akibat perselisihan ini, akhirnya antara korban dan pelaku membuat kesepakatan untuk bertemu di Jalan Meranti Sawah Lebar Baru.

Atau lebih tepatnya di samping Gedung Olahraga (GOR) Bengkulu, mengarah ke arah Universitas Dehasen Bengkulu.

Akibat suasana yang kurang baik dari pertemuan tersebut, sehingga terjadilah aksi dugaan pengeroyokan tersebut.

"2 orang pelaku mengeroyok korban dengan cara dipukul menggunakan batu di bagian kepala belakang dan kaki korban," ungkap Welliwanto.

Akibatnya korban mengalami pendarahan di otak, hingga kemudian meninggal dunia. Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara, dan kemudian dirujuk ke RSUD M Yunus dan meninggal dunia, Sabtu siang (8/10/2022).
 

Baca juga: Fakta-fakta Pembunuhan Dendi Karyawan Koperasi di Bengkulu: Mulai dari Motif hingga Pelaku

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bengkulu Hari Ini 9 Oktober 2022, BMKG: Potensi Hujan Ringan di Wilayah Ini


 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved