Sidang Ferdy Sambo

'Misteri Dakwaan yang Digarisbawahi' Detil Rencana Jahat Ferdy Sambo, Isi Dakwaan Sidang Ferdy Sambo

Jenderal Pecatan Ferdy Sambo menjalani sidang perdana, pada Senin (17/10/2022) di PN Jakarta Selatan.

Editor: Hendrik Budiman

TRIBUNBENGKULU.COM - Jenderal Pecatan Ferdy Sambo menjalani sidang perdana, pada Senin (17/10/2022) di PN Jakarta Selatan.

Jenderal bintang dua pecatan itu duduk di kursi terdakwa dengan mengenakan batik dan mendengarkan detil dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum.

Dakwaan JPU setebal 97 halaman. Beirkut kami sajikan detil dakwaan yang digarisbawahi oleh JPU yang berisi penekanan tentang rencana jahat pembunuhan Brigadir Joshua ini.

Sehingga dia bisa dijerat dengan pasal 340 KUHP pembunuhan berencana.

Baca juga: Terungkap Putri Candrawathi Beri iPhone 13 Pro Max Kepada Bharada E Cs Hadiah Bunuh Brigadir J

Mendengar cerita sepihak yang belum pasti kebenarannya tersebut membuat Terdakwa Ferdy Sambo S.H., S.I.K., M.H menjadi marah, namun dengan kecerdasan dan pengalaman puluhan tahun sebagai seorang anggota Kepolisian sehingga Terdakwa Ferdy Sambo S.H., S.I.K, M.H. berusaha menenangkan dirinya lalu memikirkan serta menyusun strategi untuk merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Saksi Ricky Rizal Wibowo yang sudah mengetahui niat terdakwa Ferdy Sambo S.H., S.i.K., M.H. yang ingin merampas nyawa Korban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT ternyata tidak berusaha untuk menghentikan terdakwa Ferdy Sambo S.H., S.I.K., M.H. supaya tidak melakukan niatnya tersebut,

Lalu Terdakwa Ferdy SAMBO S.H,, S.I.K., M.H. berkata lagi kepada Saksi RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU dengan menyatakan peran saksi RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU adalah untuk '.menembak Korban NOfRIANSYAH YOSUA HUTABARAT sementara Terdakwa Ferdy SAMBO S.H., S.I.K., M.H. akan berperan untuk meniaga Saksi RICHARD rELIEZER PUDIHANG lUMIU, karena kalau Terdakwa Ferdy SAMBO S.H. S.I.K.;M.H. yang menembak dikhawatirkan tidak ada yang bisa menjaga.

Baca juga: Pengakuan Ferdy Sambo ke Brigjen Hendra Kurniawan Dalam Surat Dakwaan: Ada Pelecehan Terhadap Mbakmu

Selanjutnya Terdakwa FERDY SAMBO S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan berulang kali  perencanaan  'penembakan  terhadap  Karban  NOFRIANSYAH  YOSUAHUTABARAT dan menjelaskan alasah Saksi RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU untuk menembak Korban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT, dengan sken«uionya adalah:

"Karban NOFRIAnSYAH YOSUA HUTABARAT dianggap telah melecehkan Saksi PUTRI CANDRAWATHI yang' kemudian berteriak meminta  tolong. lalu Saksi RICHARD EL/EZER PUDIHANG LUMIU datang, selaniutnva KOrban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARATmenembak Saksi RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU dan dibalas tembakan iagi oieh Saksi RiCHARD EL/EZER PUDiHANG LUlil'ilUn.

Untuk meminjmalisir perlawanan Korban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT ketika rencana iahat tersebut dilaksanakan, maka harus dipastikan Karban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT dalam keadaan sudah tidak bersenjata, lalu Terdakwa FERDY SAMBO S.H., S.I.K., M.H. menanyakan keberadaan senjata api milik Karban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT kepada Saksi RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU

FERDY SAMBO S.H., S.I.K., M.H. sudah menggunakan saruna tangan warna hitam, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan merampas nyawa korban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT.

Lalu Terdakwa FERDY SAMBO S.H., S.LK., M.H. mengatakan kepada Saksi RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU "kokang seniatamu!", setelah· itu Saksi RICHARD ELIEZER PUDIHANG LUMIU mengokang senjatanya dan menyelipkan dipinggang sebelah kanan.

Sedangkan Saksi PUTRI CANDRAWATHI berada di daiam kamar utama dengan jarak kurang iebih 3 (tiga) meter dari posisi Karban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT berdiri, kemudian Terdakwa FERDY SAMBO S.H., SJ.K., M.H. langsung mengatakan kepada Korban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT dengan perkataan Jongkok kamu!!" "Wovm! kau tembakm ! kau tembak cepaiaat!! Cepat woy kau tembak!W;. Seharusnya Terdakwa FERDY SAMBO S.H., S.i.K., M.H. sebagai seorang Perwira Tinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia berpangkat lnspektur Jenderal yang sudah lama berkecimpung dalam dunia hukum sepatutnya bertanya dan memberikan kesempatan kepada Korban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABARAT untuk menjelaskan tentang hal yang terjadi sebagaimana cerita Saksi PUTRI CANDRAWATHI.

Baca juga: Terungkap Hendra Kurniawan Lihat Langsung Jenazah Brigadir J di Bawah Tangga Rumah Ferdy Sambo

Setelah mendengar teriakan Terdakwa FERDY SAMBO S.H., S.I.K., M.H. , lalu Saksi RiCHARD ELiEZER PUDiHANG LUMiU sesuai dengan rencana jahat yang telah disusun sebelumnya, dengan pikiran tenang dan matang serta tanpa ada
keraguan sedikitpun karena sudah mengetahui iika menembak akan mengakibatkan dirampasnya nyawa Karban NOFRIANSYAH YOSUA HUTABAIRAT langsung mengarahkan senjata api Glock-17 Nomor seri MPY851 ke tubuh Korban NOFRiANSYAH YOSUA HUTABARAT dan menembakkan senjata api.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved