Heboh HUT Golkar Mobilisasi Pelajar

Panitia HUT Golkar Bengkulu Bakal Diperiksa Bawaslu Terkait Dugaan Mobilisasi ASN dan Pelajar

Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi, Eko Sugianto menjelaskan dalam waktu dekat ini pihaknya akan pihak panitia dari acara HUT Golkar

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi, Eko Sugianto saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (19/10/2022) mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil panitia HUT Partai Golkar terkait dugaan mobilisasi pelajar dan ASN. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Bawaslu Provinsi Bengkulu akan memeriksa panitia dari acara jalan sehat nasional HUT Golkar terkait dugaan mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar dalam acara jalan sehat tersebut.

Hal itu diungkapkan, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi, Eko Sugianto, usai memeriksa Kepala Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat dan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Kota Bengkulu, Apandi, pada Rabu (19/10/2022).

"Itu jadi bahan kita untuk melakukan pemanggilan-pemanggilan yang lain. Berlanjut juga ke yang menertibkan surat pertama, yang kemudian ditindaklanjuti oleh kepala dinas dan kepsek tadi, " kata Eko, Rabu (19/10/2022). 

Ia menjelaskan, surat yang dimaksud ditandatangani oleh Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu, pada tanggal 13 Oktober 2022 lalu dengan nomor surat : 003/9075/DIKBUD/2022 mengimbau untuk mobilisasi siswa ke acara Partai Golkar, tidak hanya siswa namun juga mengajak seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Bengkulu untuk memeriahkan pesta HUT partai berlambang pohon beringin itu.

Tidak hanya di Kota Bengkulu, namun ada indikasi surat serupa yang dikeluarkan oleh Cabang Dinas (Cabdin) di kabupaten. 

Baca juga: Kadis Dikbud Penuhi Panggilan Bawaslu, Investigasi Mobilisasi Pelajar dan ASN di Hut Golkar Bengkulu

"Untuk cabdin Kabupaten nanti akan ditangani oleh Bawaslu Kabupaten, TKPnya di Kepahiang misalnya. Jadi Bawaslu Kepahiang yang akan menangani, " jelasnya. 

Eko menjelaskan, tahapan investigasi ini sebagai upaya menjalankan salah satu kewenangan pengawasan yang diantaranya adalah pengawasan terhadap Netralitas ASN selama tahapan Pemilu Tahun 2024 berjalan, sebagaimana ketentuan Pasal 97 huruf d jo. Pasal 93 huruf f UU Pemilu.

"Investigasi ini akan jadi bahan laporan Bawaslu untuk ditindaklanjuti ke KASN. Nanti eksekusi nya seperti apa itu KASN. Dan Bawaslu mengawal sampai ada tindak lanjut dari KASN, " tuturnya. 

Sebelumnya, pada pukul 09:30 hingga 11:30 WIB tadi Bawaslu Provinsi Bengkulu melakukan pemeriksaan terhadapKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat.

Dengan durasi 2 jam tersebut, ada sekitar 30 pertanyaan yang diajukan oleh Bawaslu. 

Kemudian, pemeriksaan dilanjutkan terhadap Kepsek SMAN 2 Kota Bengkulu, Apandi yang mana pemeriksaan dimulai pada pukul 13:30 sampai 15:00 WIB.

Baca juga: Terindikasi Mobilisasi Pelajar dan ASN ke Acara HUT Golkar, Kadis Dikbud Provinsi Diperiksa Bawaslu

Eko menjelaskan pemeriksaan untuk kepsek ini dilakukan karena yang bersangkutan mengeluarkan surat imbauan kepada wali murid, untuk menghadiri HUT Golkar tersebut. 

"Kalau Kepsek SMAN 2 tadi, ada sekitar 26 pertanyaan. Tadi mulai setengah 2 siang sampai jam 3 sore, " tutup Eko. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved