Posisi Sergio Ramos di PSG Terancam Terdepak, Jika PSG Gunakan Formasi 4-3-3
Bek veteran Sergio Ramos terancam tak menjadi pilihan utama lagi di skuad Paris Saint-Germain (PSG). Jika Christophe Galtier menggunakan formasi 4-3-
Penulis: Achmad Fadian | Editor: M Arif Hidayat
TRIBUNBENGKULU.COM - Bek veteran Sergio Ramos terancam tak menjadi pilihan utama lagi di skuad Paris Saint-Germain (PSG). Jika Christophe Galtier menggunakan formasi 4-3-3 maka Sergio Ramos bukan pilihan utama lagi.
Biasanya PSG menggunakan formasi 3-4-3 yang membuat peran Sergio Ramos, Presnel Kimpembe dan Marquinhos. Namun, jika PSG menggunakan formasi 4-3-3 maka, Bek tengah akan diisi Presnel Kimpembe dan Marquinhos.
Pelatih PSG Christophe Galtier harus memutar otak lantaran pemain bertahan banyak yang cedera. Sehingga mengharuskannya merubah formasi menjadi 4-3-3 saat menghadapi Ajaccio. Terbukti, PSG berhasil menang telak dengan skor 3-0.
Apalagi, Sergio Ramos telah sembuh dari cedera. Namun, Christope Galtier lebih memilih Danilo Pereira berduet dengan Marquinhos di bek tengah. Sedangkan Achraf Hakimi dan Bernat mengisi bek kiri dan kanan di PSG.
Namun, saat cedera meningkat, manajer Christophe Galtier telah beralih dari lini belakang tiga menjadi dua bek tengah. Sekarang membutuhkan sepasang daripada trio, ahli taktik Prancis harus memutuskan mana yang akan digunakan di masa mendatang. Apakah tetap 3-4-3 atau 4-3-3.
Pakar sepak bola Prancis Benoit Tremoulinas menyatakan, pada edisi Rabu dari L’Equipe de Greg, bahwa Sergio Ramos bukanlah pasangan yang ideal untuk Marquinhos. Ia menambahkan, ketika Presnel Kimpembe kembali dari cedera, maka dua bek tengah yang harus dimainkan Christopher Galtier.
“Kembalinya Presnel Kimpembe adalah kesempatan nyata karena dia akan mengambil alih kiri-tengah dengan Marquinhos di kanan tengah,” kata Tremoulinas.
“Mereka saling mengenal dan mereka masih memiliki otomatisme bersama,"
“Saya akan mengeluarkan Sergio Ramos, karena dalam pertahanan dua orang. Anda masih membutuhkan kecepatan. Pasangan Marquinhos-Ramos? Tidak,"
Dibutuhkan tenaga dan kecepatan. Bagi saya, akan lebih baik Presnel Kimpembe dan Marquinhos. Dengan cedera Presnel Kimpembe, kami melihat PSG kekurangan bek tengah, terutama jika mereka ingin terus bermain tiga di belakang,"
PSG berusaha bermain dengan tiga lini belakang, tetapi membutuhkan lebih banyak kedalaman untuk tetap memainkan sistem setelah gagal menambah bek tengah pada jendela transfer musim panas lalu.
Christopher Galtier dapat kembali ke sistem pada bulan Januari ketika penasihat olahraga Luis Campos dapat meningkatkan kedalaman bek tengah di tim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Posisi-Sergio-Ramos-di-PSG-Terancam-Terdepak-Jika-PSG-Gunakan-Formasi-4-3-3.jpg)