Jual Materai Palsu Senilai Puluhan Juta, Perempuan di Bengkulu Terancam 7 Tahun Penjara

Wanita penjual materai palsu atas nama Shinta (25) asal Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat terancam hukuman 7 tahun penjara.

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
HO/Polda Bengkulu
Seorang perempuan penjual materai palsu saat diamankan oleh Polda Bengkulu untuk dimintai keterangan. 

Laporan Reporter Tribun Bengkulu.com, Beta Misutra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Sh (25), ditangkap aparat kepolisian lantaran menjual materai palsu.

Wanita asal Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat ini menipu korban hingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Akibatnya tersangka terancam hukuman 7 tahun penjara.

 

Pelaku ditangkap unit 2 Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu.

Baca juga: Awas Beredar Materai 10 Ribu Palsu, Begini Cara Membedakan Materai Asli dan Palsu

Dikatakan Kasubdit Tipidter Direskrimsus Polda Bengkulu, AKBP Florentus Situngkir pelaku ditangkap di kediamannya di kawasan kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu.

 

Pelaku sendiri saat ini sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Bengkulu terkait kasus ini.

 

"Tersangka sudah memperjualbelikan materai palsu ini sejak bulan Agustus 2022 lalu," ungkap Florentus.

 

Materai Rp 10.000 yang diduga palsu, dijual oleh pelaku seharga Rp 9.000 per lembar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved