Pakaian Sering Dicuri Karyawan, Pedagang di Bengkulu Merugi Hingga Harus Jual Mobil

Susi mengaku merugi yang menyebabkannya kekurangan modal untuk terus melangsungkan usahanya berjualan baju.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Susi pedagang di Kota Bengkulu yang melaporkan karyawannya atas dugaan tindak pencurian kepada pihak kepolisian. 

Laporan Reporter Tribun Bengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Akibat pakaiannya sering dicuri, salah satu warga Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu, Susi mengaku merugi yang menyebabkannya kekurangan modal untuk terus melangsungkan usahanya berjualan baju.

Bahkan dirinya sampai menjual mobil Toyota Innova Reborn miliknya untuk menambah modal berjualan akibat merugi.

Belakangan ternyata diketahui pakaian yang Susi jual di pinggir Pantai Panjang Bengkulu sering hilang dan membuatnya merugi karena dicuri oleh karyawannya sendiri.

Hal tersebut baru ketahuan saat karyawannya ES mengundurkan diri bekerja dengan pelapor, namun tidak menemui pelapor secara langsung.

Baca juga: Dudung Butuh Bantuan, Badan Kurus Tinggal Tulang Karena Sakit dan Tak Punya Pekerjaan Tetap

Melainkan hanya menitipkan kunci toko milik pelapor kepada seseorang untuk diberikan kepada pelapor.

"Dari sinilah mulai muncul kecurigaan saya, ternyata saat di cek memang benar saat itu ada 9 lembar pakaian yang ada di toko saya yang hilang," ungkap Susi saat dimintai keterangan, Selasa (1/11/2022).

Selanjutnya karena merasa ada 9 lembar pakaiannya yang hilang, pelapor berinisiatif untuk mendatangi rumah EN untuk mempertanyakan prihal tersebut.

Ternyata saat tiba di rumah ES, pelapor melihat pakaian di tokonya yang hilang ternyata sedang dipakai oleh anak dan keluarganya.

Atas temuan inilah juga pelapor curiga bahwa kehilangan pakaian di tempatnya yang selama ini sering terjadi, dicuri oleh ES.

"Atas dasar inilah saya melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polsek Ratu Agung," kata Susi.

Baca juga: Dewan Tanggapi Nasib Guru Honorer Lolos Passing Grade PPPK yang Ngadu ke Pemerintah Pusat

Diketahui bahwa ES sudah sekitar satu tahun bekerja dengan Sisi, yaitu menjual pakaian milik Susi di lokasi Pantai Panjang Bengkulu.

Kejadian pengunduran diri ES sendiri sudah berlangsung pada bulan September 2022 lalu.

"Akibat kejadian ini saya mengalami kerugian mencapai Rp 5.636.000 atas 9 baju yang terakhir hilang. Sedangkan untuk total kerugian selama ini diperkirakan sudah mencapai ratusan juta," kata Susi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved