Minggu, 17 Mei 2026

Wamentan ke Bengkulu

Bengkulu Selalu Surplus Gabah, Wamentan Harvick Minta Segera Lakukan Hilirisasi

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi melakukan kunjungan kerja di Provinsi Bengkulu serta menggelar tanam padi serentak di Kabupate

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi saat memberikan bantuan bibit kepada kelompok tani di Bengkulu Tengah dalam gelaran penanaman padi serentak, Rabu (23/11/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi melakukan kunjungan kerja di Provinsi Bengkulu serta menggelar tanam padi serentak di Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (23/11/2022). 

 

Dalam sambutannya, Harvick menyebut Provinsi Bengkulu merupakan penghasil gabah terbaik, sehingga selalu mengalami surplus setiap tahunnya. 

 

"Ini kali kedua saya ke Bengkulu, yang pertama saya diam-diam saja tanpa bertemu dengan pak Gubernur, dalam perjalanan itu saya menemukan bahwa Bengkulu harus dibangun hilirisasi dari gabah yang selalu surplus," ujar Harvick. 

 

Dengan adanya hilirisasi, maka pendapatan para petani di Provinsi Bengkulu juga akan ikut mengalami peningkatan dan juga meningkatkan kesejahteraan para petani. 

"Kami selalu mengajak para petani dan jajaran Pemprov Bengkulu untuk selalu menjaga sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi nasional," ungkapnya.

 

Menurut Harvick, pertanian merupakan sektor kunci dalam menghadapi berbagai krisis dan ancaman resesi dunia.

 

"Karena itu kebijakan Kementan saat ini adalah terjun langsung ke lapangan dan memastikan pangan Indonesia selalu aman tersedia. Apalagi sektor pertanian adalah sektor kunci yang menopang ekonomi," kata Harvick. 

 

Dalam kegiatan tanam padi serentak ini juga, Wamentan memberikan sejumlah alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada beberapa kelompok tani di Bengkulu Tengah. 

 

"Ini bukan bantuan, kami hanya menyalurkan apa yang sudah menjadi hak para petani di Bengkulu Tengah, semoga bisa bermanfaat dan produksi hasil pertanian menjadi meningkat," ungkapnya. 

 

Menghadapi informasi adanya krisis pangan, Kementan terus menyediakan program dan layanan pendukung bagi petani dalam meningktkan produksi. 

 

Di antaranya adalah program pelatihan dan bimbingan teknis bagi petani milenial, serta akses layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian yang tersedia di semua daerah.

 

"Memang kita ini mengahadapi situasi sulit. Tapi pertanian selalu tumbuh. Alhamdulillah kita juga punya akses dan layanan KUR yang saat ini mencapai Rp 90 triliun lebih. Jadi kita ini memang harus membangun pertanian Indonesia yang jauh lebih maju mandiri dan modern," katanya.

 

Sementara itu Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang juga ikut melakukan penanaman padi serentak mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kehadiran Wamentan Harvick di Provinsi Bengkulu

 

Baginya, dukungan wamen telah memberi dampak positif terhadap kinerja petani dalam meningkatkan produksi.

 

"Adapun bantuan berupa Alsintan dari Wamentan ini baru akan diterima para petani 2023 mendatang, jadi kita juga menunggu dana dari pusat, nanti jangan baru berapa hari sudah ditagih ya," ujar Rohidin kepada perwakilan petani yang menerima bantuan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved