Korupsi BBM di Seluma

Dua Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Seluma Tersangka Kasus Korupsi BBM Kembali Jalani Pemeriksaan

Polda Kembali Periksa 2 Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Seluma Tersangka Kasus Korupsi BBM

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Gedung Ditreskrimsus Polda Bengkulu. 2 unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Seluma Tersangka Kasus Korupsi BBM Kembali Jalani Pemeriksaan 

Laporan Reporter Tribun Bengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu kembali melakukan pemeriksaan terhadap 2 mantan unsur pimpinan di DPRD Kabupaten Seluma.

Keduanya merupakan tersangka kasus korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pemeliharaan rutin kendaraan dinas di sekretariat DPRD Seluma tahun 2017.

Dalam waktu dekat penyidik akan kembali memanggil kedua tersangka ini, untuk kembali diperiksa.

Baca juga: OTT Pegawai SMA di Kepahiang, Kapolres Harap Pertahanankan UPP Saber Pungli Terbaik

Pertama yaitu Ulil Umidi yang pada periode 2014 - 2019 lalu menjabat sebagai Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kabupaten Seluma. 

Kedua yaitu Okti Fitriani, yang pada periode 2014 - 2019 sebelumnya menjabat sebagai Waka II DPRD Kabupaten Seluma.

Adanya periksaan tambahan terhadap kedua tersangka untuk melengkapi berkas P-19 ini sesuai dengan petunjuk dari pihak kejaksaan.

Berkas untuk melengkapi P-19 ini sendiri sudah ke empat kalinya dikembalikan oleh pihak kejaksaan untuk dilengkapi oleh penyidik.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mahasiswi asal Bengkulu Utara Dibegal saat Belajar Mobil di Eks STQ Bengkulu

"Ada pemeriksaan tambahan dari dua orang tersangka, ini pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi berkas P-19 sesuai petunjuk dari pihak kejaksaan," ungkap Kanit 2 Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kompol Khoiril, Kamis (24/11/2022).

Sebelumnya kasus ini menyeret 3 orang tersangka yaitu Ulil Sebagai mantan Waka I, Okti Sebagai mantan Waka II dan mantan ketua DPRD Kabupaten Seluma, Husni Thamrin.

Penyidik telah melimpahkan berkas perkara ketiganya ke pihak Kejaksaan Tinggi Bengkulu. 

Akan tetapi berkas perkara ketiga tersangka belum dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved