Pemprov Bengkulu Anggarkan Rp 5 Miliar untuk Tambal Sulam Jalan, PUPR: Jalan Hibrida Tak Termasuk

per Agustus 2022 ini, untuk jalan rusak yang berada di Jl. Hibrida dan Kalimantan telah dihibahkan ke Pemerintah Kota Bengkulu.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra
Kondisi Jalan Hibrida Raya. Bagian jalan yang berlubang kini ditutup warga dengan balok kayu dan ban bekas, Kamis (24/11/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menganggarkan Rp 5 miliar untuk perbaikan jalan atau tambal sulam untuk beberapa kerusakan jalan di Bengkulu di APBD-P 2022.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso mengatakan anggaran ini diperuntukkan bagi penanganan untuk jalan yang kondisi rusak dan berpotensi menyebabkan hambatan untuk mobilitas. 

"Untuk penanganan jalan Provinsi untuk proyek tambal sulam itu ada sekitar Rp 5 miliar di APBD-P (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) 2022," kata Tejo, Kamis (24/11/2022).

Menurutnya, lokasi anggaran Rp 5 miliar itu diperuntukkan untuk pengerjaan tanam sulam jalan milik provinsi dengan panjang 1.650 kilometer.

Untuk di Kota Bengkulu, misalnya ada beberapa titik yang akan dilakukan perbaikan jalan.

Diantaranya di kawasan Danau Dendam Tak Sudah, Jalan Irian, Jalan Adam Malik tepatnya di depan Mapolda Bengkulu. 

''Termasuk untuk jalan protokol Provinsi Bengkulu dari Simpang Lima hingga Jl. Pagar Dewa serta di wilayah Sungai Rupat. Dimana dari pantauan timnya memang mengalami kerusakan yang cukup parah dan sudah mulai dikerjakan,masih berproses dalam perbaikan. Pertengahan Desember ini ditargetkan selesai, " jelasnya. 

Berkenaan dengan jalan yang viral di media sosial itu, Jl Hibrida, Tejo menjelaskan bahwasanya per Agustus 2022 ini, untuk jalan rusak yang berada di Jl. Hibrida dan Kalimantan telah dihibahkan ke Pemerintah Kota Bengkulu.

Sehingga, kedua jalan tersebut saat ini merupakan wewenang dari Pemkot Bengkulu. 

"Sesuai dengan permintaan walikota Bengkulu telah dihibahkan ke Pemkot Bengkulu, jadi dua jalan itu merupakan wewenang pemda kota, " tukasnya. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved