Jelang Natal dan Tahun Baru, Waspada Makanan dan Parcel Kedaluwarsa di Bengkulu

Jelang natal dan tahun baru (nataru), masyarakat khususnya di Kota Bengkulu diminta waspada dengan makanan kedaluwarsa atau tak layak edar.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Kanit Tipiter Polresta Bengkulu, Ipda Albeth Salomo Sinulaki. Jelang natal dan tahun baru (nataru), masyarakat khususnya di Kota Bengkulu diminta waspada dengan makanan kedaluwarsa. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Jelang natal dan tahun baru (nataru), masyarakat khususnya di Kota Bengkulu diminta waspada dengan makanan yang sudah kedaluwarsa atau tak layak edar.

Selain makanan, masyarakat juga diminta waspada ketika membeli parcel, dan diminta memperhatikan kemasan dan juga tanggal kedaluwarsa.

"Kalau kemasannya sudah rusak, jangan dibeli," kata Kanit Tipiter Polresta Bengkulu, Ipda Albeth Salomo Sinulaki kepada TribunBengkulu.com, Minggu (27/11/2022).

Masyarakat juga diminta tidak ragu melapor ke polisi, ketika menemukan makanan kemasan atau parcel yang sudah kedaluwarsa.

Laporan masyarakat ini nantinya dapat ditindaklanjuti pelaku usaha yang memperjualbelikannya.

Pihak kepolisian sendiri sudah menargetkan beberapa toko retail untuk memastikan makanan yang dijual tidak rusak atau kedaluwarsa.

"Sudah ada beberapa toko yang sedang penyelidikan," ujar Salomo.

Selain makanan dan parcel, masyarakat juga bisa melaporkan jika mendapati ada pihak tertentu yang menjual barang tak sesuai ketentuan.

Beberapa contohnya adalah penjualan barang-barang yang tidak asli atau tidak original, namun dijual dengan harga barang aslinya.

"Pedagang yang melakukan kejahatan ekonomi ini mendapatkan keuntungan besar, sementara konsumen dirugikan," ucap Salomo.

Selain merugikan konsumen, pedagang pelaku kejahatan ekonomi ini juga merugikan negara, karena barang dagangannya tidak terkena pajak dan cukai.

"Jadi masyarakat jangan enggan melapor. Kami dapat menindak pedagang nakal ini dengan laporan masyarakat tersebut," ungkap Salomo.

Baca juga: UMP Bengkulu 2023 Diumumkan Senin 28 November 2022, Pekerja Tetap Usulkan Naik 12,5 Persen

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved