Besok, UMK Bengkulu Tengah Akan Ditetapkan, Serikat Pekerja : Ikuti Saja Kenaikan UMP

Gubernur Bengkulu mengesahkan Upah Minimum Provinsi (UMP) naik sebesar 8,1 persen atau senilai Rp. 2.418.280. 

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Ketua PC FSPPP-SPSI Kabupaten Bengkulu Tengah Haulan Ismadi 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Gubernur Bengkulu mengesahkan Upah Minimum Provinsi (UMP) naik sebesar 8,1 persen atau senilai Rp. 2.418.280. 

 

Melihat hal tersebut, Serikat pekerja di Kabupaten Bengkulu Tengah juga berharap Upah Minimum Kabupaten (UMK) bisa naik dan disahkan diangka yang sama seperti provinsi yaitu 8,1 persen. 

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Tengah, Tarmizi menjelaskan, untuk menentukan UMK di Kabupaten Bengkulu Tengah, pihaknya akan melakukan rapat terlebih dahulu. 

 

Yang rencananya akan dilaksanakan di Kantor Bupati Benteng pada Rabu (30/11/2022) besok bersama dewan pengupahan Kabupaten Bengkulu Tengah

 

"Besok baru akan kami bahas di dewan pengupahan terkait UMK Benteng. Soal besaran yang akan diusulkan untuk di sahkan, tunggu saja habis rapatnya," ujar Tarmizi, Selasa (29/11/2022). 

 

Disamping itu Ketua Pengurus Cabang Forum Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSPPP-SPSI) Kabupaten Bengkulu Tengah, Haluan Ismail mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil rapat dewan pengupahan Bengkulu Tengah

 

"Kalau harapan kita, tentu minimal kenaikan UMK di Kabupaten Benteng bisa sama dengan kenaikan di provinsi sebesar 8,1 persen kalau bisa lebih dari itu," kata Haulan. 

 

Jika dewan pengupahan Bengkulu Tengah tidak menaikkan minimal 8,1 persen maka PC FSPPP-SPSI Bengkulu Tengah akan melakukan kajian dan berkoordinasi terkait aturan yang berlaku bersama dewan pengupahan. 

 

"Kalau tidak sesuai kenaikan UMP, maka kita akan lakukan kajian sesuai dengan ketentuan Permenaker No 18 th 2022, tentang penetapan upah minimum," ujar Haulan.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved