Ambil Pesanan 1000 Butir Pil Samcodin di Jasa Pengiriman, Pria di Bengkulu Selatan Diringkus

IG (45), warga Seginim Bengkulu Selatan kembali ditangkap polisi, usai ketangkap tangan ingin lakukan transaksi jual beli samcodin sebanyak 1.000 buti

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/TribunBengkulu.Com
IG (45) warga Seginin, Bengkulu Selatan sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polres Bengkulu Selatan, Rabu (30/11/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Warga Seginim, Bengkulu Selatan berinisial IG (45) kembali ditangkap polisi, usai tertangkap tangan ingin lakukan transaksi jual beli samcodin sebanyak 1.000 butir.

Pelaku diamankan saat akan mengambil pesananan ribuan pil tanpa resep dokter melalui jasa pengiriman.

Pelaku diamankan, Rabu (3011/2022) di Desa Babatan Ilir Kecamatan Seginim. Dimana pihak kepolisian Polres Bengkulu Selatan sudah bekerjasama dengan jasa pengiriman tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ibu dan Anak Tewas Kecelakaan di Kaur, Usai Ditabrak Pikap yang Menyalip Truk

"Iya kurir yang mengatarkan tadi memang langsung anggota kita. Pelaku tidak tahu bahwa yang mengatar barang pesanannya itu adalah anggota kita," kata Kanit Tipidter Sareskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Novaldy kepada TribunBengkulu.com, Rabu (30/11/2022).

Menurut Ipda Novaldy, pelaku sudah ke tiga kali diamankan, dimana yang pertama adalah kasus pemakaian narkoba dan yang kedua yaitu kasus pengedaraan samcodin pada tahun 2021 yang lalu.

Kemudian ini, kembali terjadi kasus yang sama penjual samcodin sebanyak 10 kotak dengan jumlah 1.000 butir yang dibelinya dari lapak jual beli online.

Baca juga: Respon Kemenag Bengkulu Ada Siswi jadi Korban Asusila Oknum Kepsek dengan Modus Keluarkan Jin

Kanit Tipidter menghimbau kepada seluruh jasa pengiriman di Bengkulu Selatan, jika mendapati hal-hal janggal untuk segera melaporkan kejadian ini kepada pihaknya.

"Laporkan saja, kita akan tangani sesuai aturan dan hukum yang ada," ungkap Kanit.

Ia menambahkan, untuk sementara masih dalam pemeriksaan dan akan dilakukan pendalaman atas kasus tersebut.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved