Tol Bengkulu Lubuklinggau

Pembangunan Tol Bengkulu Lubuklinggau Lanjut atau Tidak? Pemkab Bengkulu Tengah Ngaku Tak Tahu

Proses pembangunan jalan tol Bengkulu - Lubuklinggau dikabarkan mengalami perubahan Penetapan Lokasi (Penlok), yang semula Bengkulu - Lubuklinggau men

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
HO Branch Manajer Tol Bengkulu
Sesi tiga Tol Bengkulu - Taba Penanjung sudah siap digunakan oleh pengendara dalam waktu dekat, Kamis (1/12/2022). Sementara Pemkab Bengkulu tengah tidak tahu apakah pembangunan jalan tol Bengkulu Lubuklinggau apakah dilanjutkan atau tidak terkait adanya informasi bahwa ada perubahan Penetapan Lokasi (Penlok), yang semula Bengkulu - Lubuklinggau menjadi Bengkulu - Tanjung Enim.  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Proses pembangunan jalan tol Bengkulu - Lubuklinggau dikabarkan mengalami perubahan Penetapan Lokasi (Penlok), yang semula Bengkulu - Lubuklinggau menjadi Bengkulu - Tanjung Enim. 

 

Padahal Sesi 3 Bengkulu - Lubuklinggau yakni Bengkulu - Taba Penanjung sudah rampung dibangun dan dalam waktu dekat akan dibuka untuk umum. 

 

Kabupaten Bengkulu Tengah yang menjadi salah satu lokasi pembangunan jalan tol juga berdampak banyak dengan kehadiran jalan tol ini. 

 

Namun, Pj Bupati Bengkulu Tengah, Heriyandi Roni mengaku, dia belum mendapatkan informasi apapun terkait rencana perubahan Penlok Tol Bengkulu - Lubuklinggau. 

 

"Kalau itu saya belum dapat informasi sama sekali," ujar Heri Roni kepada TribunBengkulu.com, Kamis (1/12/2022) saat ditemui di rumah dinasnya. 

 

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah Budi Suryantono yang juga mengaku belum ada informasi tersebut. 

 

"Kalau soal perubahan pembangunan jalan tol itu saya belum tahu, yang saya dapat informasinya, pembangunan jalan tol Bengkulu - Lubuklinggau akan dilanjutkan kembali," kata Budi. 

 

Budi pun menuturkan, bahwa terkait proyek nasional, pihak Pemkab bersifat mendukung dan turut mengawasi jika ada hak-hak warga yang tidak terealisasikan. 

 

"Pembangunan jalan tol ini kan proyek nasional, kita mengikuti saja, tentu ada pertimbangan jika itu dirubah atau tetap dilanjutkan," ungkap Budi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved