Pos Tertua di Bengkulu Bakal Jadi Destinasi Wisata, Ini Tanggapan Bengkulu Heritage Society

Ketua Bengkulu Heritage Society, Asnody mengatakan, dengan catatan tidak merubah nilai sejarah yang ada di Kantor Pos yang letaknya di Kota Bengkulu.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Tampak kondisi terkini Kantor Pos tertua di Bengkulu yang masuk situs Cagar Budaya, Kamis (1/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Terkait pro kontra dengan adanya rencana untuk mengubah Kantor Pos tertua di Bengkulu, menjadi destinasi wisata, juga disoroti oleh Komunitas pelestari warisan budaya yang tergabung dalam 'Bengkulu Heritage Society'.

Ketua Bengkulu Heritage Society, Asnody mengatakan, dengan catatan tidak merubah nilai sejarah yang ada di Kantor Pos yang letaknya di Kampung Cina Kota Bengkulu itu. 

"Jika cagar budaya yang ada dapat dimanfaatkan dan tentu harus dalam koridor pelestarian terhadap Cagar Budaya tersebut, " kata Asnody, Kamis (1/12/2022). 

Baca juga: Situs Cagar Budaya di Bengkulu Bakal Dijadikan Resto, Pihak PT. Pos Klaim Sudah Sesuai Aturan

Ia menjelaskan, khusus Cagar Budaya yang sedang hangat diperbincangkan saat ini, Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata yang menjadi rujukan untuk mendapatkan perizinan.

Terkait permasalahan pemanfaatan salah satu Cagar Budaya yang ada di Bengkulu, ada beberapa dasar hukum yang harus diperhatikan. 

Pertama, pemanfaatan cagar budaya sebagaimana dimaksud oleh UU No 11 Tahun 2010 Pasal 85 ayat 1 Pemerintah Daerah,

Setiap orang dapat memanfaatkan Cagar Budaya untuk kepentingan agama, sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, dan pariwisata

"Dan pada pasal 87 ayat 1 Cagar Budaya yang pada saat ditemukan sudah tidak berfungsi seperti semula dapat dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu," jelasnya.

Kemudian,masih dalam aturan yang sama, di ayat 2 Pemanfaatan Cagar Budaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan izin Pemerintah atau Pemerintah Daerah sesuai dengan peringkat Cagar Budaya dan/atau masyarakat hukum adat yang memiliki dan/atau menguasainya. 

Dasar hukum yang kedua, lanjut Asnody, Status Cagar Budaya pada objek tersebut sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No PM.09/PW.007/MKP/2011 Tentang Penetapan Kantor Pos, Bekas Gudang Garam, Kompleks Makam Inggris, Bunker Kampung Klawi 1,2,3, Bunker Sukamerindu 12,13,9,10,1,4,6 dan Bunker Sungai Suci yang berlokasi di Wilayah Provinsi bengkulu Sebagai Cagar Budaya yang di Lindungi Oleh UU No 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya

''Berdasarkan Peraturan-peraturan diatas, dapat disimpulkan bahwa Pemanfaatan Cagar Budaya dapat terjadi tetapi harus mendapatkan perizinan pada level penetapan Cagar Budaya tersebut, " papar Asnody. 

Pos Klaim Sudah Sesuai Aturan

Kantor Pos tertua di Bengkulu yang menjadi salah satu situs cagar budaya Jambi-Bengkulu bakal dijadikan resto yang saat ini dalam pembangunan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved