PT KRU Tegaskan Tidak Akan Eksplorasi di Wilayah Desa Kota Niur Terkait Patok Lahan

PT Kusuma Raya Utama (KRU), perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan di Bengkulu Tengah sempat memanas dengan masyarakat Desa Kota Niur

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Ho TribunBengkulu.com
Salah satu patok yang dipasang oleh pihak PT KRU yang tepat berada di wilayah Desa Kota Niur yang akan digunakan sebagai syarat mendapatkan izin IPPKH dari kementerian, Selasa (29/11/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - PT Kusuma Raya Utama (KRU), perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan di Bengkulu Tengah sempat memanas dengan masyarakat Desa Kota Niur Kecamatan Semidang Lagan. 

 

Hal tersebut dipicu lantaran masyarakat yang tidak terima wilayah Desa Kota Niur dipasangi patok oleh pihak PT KRU

 

Keributan pun sempat terjadi saat pemasangan patok tersebut, karena warga ditakutkan pihak perusahaan akan menambang di bawah rumah warga sehingga wilayah Desa Kota Niur menjadi terancam. 

 

Namun hal itu dibantah oleh Komisaris PT KRU Broto Suseno yang menjelaskan, patok yang dipasang itu bukan patok untuk menambang batubara di bawah rumah warga. 

 

Melainkan, patok tersebut berasal dari tim Dinas Kehutanan dengan tujuan melakukan pengukuran terkait sarana dan prasarana jalan yang akan digunakan PT KRU

 

"Memang dua bulan lalu sempat terjadi miss komunikasi antara masyarakat desa Kota Niur dengan perusahaan. Tapi sudah kita selesaikan dan beri penjelasan, bahwa patok yang dipasang itu bukan untuk menambang batubara," ujar Broto kepada TribunBengkulu.com, Kamis (1/12/2022). 

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved