UMP Bengkulu dan UMK 2023

Kenaikan UMK Bengkulu Tengah 2023 Diusulkan 7,4 Persen, DPRD: Itu Masih Terlalu Kecil

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bengkulu Tengah telah diusulkan meningkat oleh Dewan Pengupahan Kabupaten sebesar 7,4 persen, Rabu (30/11/2022). 

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya
Anggota komisi II DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Doni Erian, Jumat (2/12/2022) mengatakan, kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bengkulu Tengah sebesar 7,4 persen dinilai terlalu kecil 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bengkulu Tengah telah diusulkan meningkat oleh Dewan Pengupahan Kabupaten sebesar 7,4 persen, Rabu (30/11/2022). 

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Doni Erian menilai,  kenaikan sebesar 7,4 persen tersebut masih terlalu rendah. 

"Naiknya hanya 7,4 persen, itu belum mencukupi untuk menutupi kebutuhan hidup para pekerja di Kabupaten Bengkulu Tengah," ungkap Erian kepada TribunBengkulu.com, Jumat (2/12/2022). 

Diketahui, pada tahun 2022 UMK Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar Rp 2.323.077, setelah dilakukan rapat Dewan Pengupahan, UMK Bengkulu Tengah naik 7,4 persen menjadi Rp. 2.494.915.

Baca juga: Jungkir Balik Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah, Sempat Naik Rp 30 Kemudian Turun Rp 40 per Kg

"Semua kebutuhan pokok masyarakat saat ini mengalami peningkatan yang cukup besar, apalagi setelah BBM naik, sehingga dengan gaji Rp 2,49 juta tersebut tidak akan cukup," kata Erian. 

Menurutnya, gaji pekerja di Bengkulu Tengah seharusnya berada pada angka Rp 2,8 hingga Rp 3 juta, dengan melihat kebutuhan masyarakat. 

"Saat ini kan Dewan Pengupahan sudah mengusulkan sebesar Rp 2,49 juta, ya semoga seluruh perusahaan bisa mematuhi usulan tersebut," kata Erian. 

Baca juga: Tol Bengkulu - Taba Penanjung Dioperasikan 3 Desember 2022, Ini Tata Tertib Lewat Tol

Erian pun mengharapkan agar kedepan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bisa terus memantau dan mengawasi perusahaan-perusahaan yang ada di Bengkulu Tengah terkait gaji. 

"Kalau masih ada perusahaan yang bandel dan tidak mau mengikuti UMK terbaru, maka Pemkab harus mengambil sikap tegas," ungkap Erian.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved