Sidang Ferdy Sambo

Kamaruddin Sebut Ferdy Sambo Musuhi Brigadir J Gegara Perempuan Menangis 'Si Cantik' di Rumah Bangka

Kamaruddin Tuding Ferdy Sambo Musuhi Brigadir J karena Perempuan Menangis 'Si Cantik' di Rumah Bangka

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNNEWS.com Jeprima/ Kpopchart.net/ Tribunnews.com/Igman
Kolase Tribunnews.com: Ferdy Sambo, ilustrasi sosok wanita si cantik, Kamaruddin Simanjuntak. Kamaruddin Tuding Ferdy Sambo Musuhi Brigadir J karena Perempuan Menangis 'Si Cantik' di Rumah Bangka 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kamaruddin Simanjuntak pengacara Keluarga Brigadir J ikut menanggapi perempuan misterius yang menangis keluar dari Rumah Ferdy Sambo.

Kamaruddin menuding sosok perempuan menangis yang diungkapkan Bharada E dalam kesaksiannya disebut 'Si Cantik' berseragam coklat.

Sebelumnya, Bharada Eliezer (Bharada E) mengatakan ada sosok wanita menangis keluar dari rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka.

Kamaruddin Simanjuntak mengorelasikan dengan keterangannya beberapa waktu lalu soal 'si cantik'.

Kamaruddin menyebut wanita menangis yang ada di rumah Sambo itu adalah 'si cantik' yang disebutnya.

Dirinya juga mengatakan selain yang menangis di rumah Sambo, si cantik yang dimaksud juga wanita berseragam cokelat.

Kamaruddin juga menyebut si cantik sebagai 'piala bergilir'.

"Salah satunya itu adalah yang piala bergilir, yang wanita cokelat itu. Satu lagi yang nangis di rumah Bangka," kata Kamaruddin Simanjuntak, dilansir TribunnewsBogor.com.

Baca juga: Ferdy Sambo Bantah Sosok Perempuan Menangis Keluar dari Rumahnya, Sebut Hanya Karangan bharada E

Kamaruddin Simanjuntak pun menegaskan, jika si cantik yang ia maksud ini, yang diduga dekat dengan Ferdy Sambo, ada lebih dari satu orang.

"Ada lebih dari satu, satu itu yang berseragam cokelat itu yang disebut piala bergilir, yang menginformasikan ke saya orang intelejen saya jenderal juga dari Akpol 87," kata dia.

Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa wanita yang menangis itu adalah sosok yang selama ini ia sebut sebagai Si Cantik.

Bahkan menurut dia, kejadian di rumah Jalan Bangka itu menjadi pemicu dendam bagi Ferdy Sambo kepada Brigadir J.

Sejak kejadian itu kata Kamaruddin, Brigadir J kerap mendapat ancaman.

"Ferdy Sambo begitu benci kepada Yosua karena Yosua ini dianggap awalnya berpihak kepada Putri karena dia sebagai ajudan Putri ikut dianggap memberi tahu si cantik itu, ketika mereka cari-cari sampai pakai senjata laras panjang di daerah Kemang itu," tutur Kamaruddin.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved