Warga Bengkulu Lapor Hotman Paris

Hotman Paris Kembali Unggah soal ART Diduga Dirudapaksa Anak Majikan, Sebut Kapolda Bengkulu

Dalam unggahan ini, Hotman mempertanyakan apakah ART lebih dulu membuat laporan di Polda Bengkulu, namun ditolak.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Tangkapan layar video viral
Tangkapan layar unggahan instagram @hotmanparisofficial soal ART di Bengkulu diduga jadi korban rudapaksa anak majikan. Kali ini dalam unggahan terbarunya, pengacara kondang ini menyebut Kapolda Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pengacara Hotman Paris di akun instagramnya, @hotmanparisofficial kembali mengunggah foto ART di Bengkulu yang diduga dirudapaksa anak majikan.

Dalam unggahan ini, Hotman mempertanyakan apakah ART lebih dulu membuat laporan di Polda Bengkulu, namun ditolak. Sementara, saat anak majikan melapor, diterima oleh Polda Bengkulu.

"Bapak Kapolda Bengkulu: apakah benar yg duluan menbuat laporan polisi adalah ART tapi di tolak oleh polisi?? Tapi kemudian anak majikan yg lapor polisi tapi di terima oleh Polisi??," tulis Hotman.

Sementara, penasehat hukum ART, Ranggi Setiyadi juga mengatakan bahwa pihaknya pernah mendatangi ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu pada 27 September 2022.

Namun, di DP3AP2KB, ART dan keluarganya tidak mendapatkan jawaban atau respon yang memuaskan.

Lalu, pada 30 September 2022, didampingi penasehat hukum, ART membuat laporan ke Polda Bengkulu.

"Kita diarahkan ke Unit PPA Ditreskrimum Polda Bengkulu. Kita konsultasi, ternyata dari pihak Polda tidak bisa menindaklanjuti laporan tersebut, dengan alasan alat bukti yang kami bawa tidak kuat," kata Ranggi kepada TribunBengkulu.com, Senin (5/12/2022).

 

Kronologi Kejadian Versi Penasehat Hukum ART

Ranggi juga menceritakan kronologis rudapaksa yang dialami kliennya.

ART ini, IO (20 tahun), saat kejadian berada di dalam rumah, dalam ruangan lain dan sedang beres-beres rumah.

Tiba-tiba, anak majikan menariknya ke dalam ruang karaoke, dan melalukan rudapaksa di ruangan tersebut. Sementara, pintu dikunci oleh anak majikan, dan kunci dikantongi anak majikan.

"Itu keterangan korban (ART) kepada kami," kata Ranggi kepada TribunBengkulu.com, Senin (5/12/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved