Warga Bengkulu Lapor Hotman Paris

Kronologi Kejadian Versi Pengacara ART di Bengkulu yang Diduga Dirudapaksa Anak Majikan hingga Hamil

Asisten Rumah Tanggah (ART) di Bengkulu mengaku menjadi korban rudapaksa anak majikan hingga hamil.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Tangkapan Layar Instagram @Hotmanparisofficial
Tangkapan Layar Instagram @Hotmanparisofficial. Seorang ART (Asisten Rumah Tangga) di Bengkulu diduga menjadi korban rudapaksa hingga hamil dan melapor ke Hotman Paris. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Asisten Rumah Tanggah (ART) di Bengkulu mengaku menjadi korban rudapaksa anak majikan hingga hamil.

Perempuan yang berusia 20 tahun ini pun sampai mengadu ke Hotman Paris karena dia dilaporkan balik atas kasus persetubuhan terhadap anak oleh sang majikan karena menuntut pertanggungjawaban dari sang anak majikan.

Penasehat hukum ART yang mengaku dirudapaksa anak majikan, Ranggi Setiyadi menjelaskan kronologis kejadian yang dialami kliennya.

ART ini, IO (20 tahun), saat kejadian berada di dalam rumah, dalam ruangan lain dan sedang beres-beres rumah.

Tiba-tiba, anak majikan menariknya ke dalam ruang karaoke, dan melalukan rudapaksa di ruangan tersebut. Sementara, pintu dikunci oleh anak majikan, dan kunci dikantongi anak majikan.

"Itu keterangan korban (ART) kepada kami," kata Ranggi kepada TribunBengkulu.com, Senin (5/12/2022).

Setelah kejadian rudapaksa tersebut, ART dinyatakan hamil.

Didampingi keluarga, ART ini sempat mendatangi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu dalam hal ini UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Bengkulu, pada 27 September 2022.

Namun, di DP3AP2KB Provinsi Bengkulu, ART dan keluarganya tidak mendapatkan jawaban atau respon yang memuaskan.

Lalu, pada 30 September 2022, didampingi penasehat hukum, ART membuat laporan ke Polda Bengkulu.

"Kita diarahkan ke Unit PPA Ditreskrimum Polda Bengkulu. Kita konsultasi, ternyata dari pihak Polda tidak bisa menindaklanjuti laporan tersebut, dengan alasan alat bukti yang kami bawa tidak kuat," kata Ranggi.

Baca juga: Viral! ART di Bengkulu Ngadu ke Hotman Paris, Ngaku Dirudapaksa Anak Majikan Hingga Hamil 6 Bulan

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved