Sidang Ferdy Sambo

'Asal-usul BAP Palsu Putri Candrawathi' Arif Rahman Bongkar BAP Palsu Skenario Ferdy Sambo

Pecatan AKBP Arif Rahman Arifin bersaksi di persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, pada Selasa (6/12/2022).

Editor: Hendrik Budiman
Kolase TribunBengkulu.com
Pecatan AKBP Arif Rahman Arifin bersaksi di persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, pada Selasa (6/12/2022). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pecatan AKBP Arif Rahman Arifin bersaksi di persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, pada Selasa (6/12/2022).

Dia menceritakan bagaimana proses pemeriksaan dari Putri Candrawathi.

Arif Rahman Arifin yang kini sudah dipecat dan jadi terdakwa perintangan penyidikan ini mengaku dialah orang yang ditugasi untuk pertama kali memeriksa PC.

Dia ditunjuk karena, pada tanggal 9 Juli 2022 itu petugas Polwan yang diharapkan memeriksa Putri Candrawathi belum juga datang.

Saat memeriksa Putri Candrawathi, Arif Rahman tak banyak mendapatkan keterangan dari PC karena lebih banyak menangis.

Sehingga muncullah BAP (Berkas Acara Pemeriksaan) jadi-jadian Putri Candrawathi dari catatan 6 baris Arif Rahman.

Hendra Pakai Private Jet Izin Sambo

Hendra Kurniawan beberkan perintah Ferdy Sambo untuk berangkat ke Jambi menemui keluarga Brigadir Yosua.

Hal ini disampaikan Hendra Kurniawan saat dihadirkan sebagai saksi kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua unutk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawati pada Selasa (6/12/2022).

Menurut Hendra, penggunaan private jet ke Jambi sepengetahuan Ferdy Sambo.

Baca juga: Walaupun Kombes Tapi Saya Senior Sambo Susanto Menangis Ungkap Ferdy Sambo Arogan Bentak Senior

Mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri Hendra Kurniawan menyatakan, penggunaan jet pribadi saat hendak bertemu keluarga almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ke Jambi adalah keputusannya.

Mulanya, Hendra Kurniawan menceritakan soal persiapan keberangkatan beberapa anggota untuk menjelaskan kronologi ke keluarga Yoshua di Jambi pada 11 Juli 2022.

Saat itu, ada beberapa anggota yang diperintahkan berangkat yakni mantan Kabag Gakkum Biro Provost Divisi Propam Polri Susanto Haris, eks Kanit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Rifaizal Samual, dan mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri Agus Nurpatria.

Sejatinya kata Hendra, penerbangan itu dilakukan menggunakan penerbangan komersial. Akan tetapi, pihaknya mengaku kehabisan tiket.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved