Empat Ruas Jalan Provinsi Bengkulu Dialihkan Status Menjadi Jalan Nasional

Pemprov Bengkulu telah menyerahkan empat ruas jalan ke Kementerian PUPR. Untuk dialihkan jadi jalan nasional

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Sekda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri saat menyerahkan 4 ruas jalan untuk ditingkatkan statusnya jadi jalan nasional kepada Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Rabu (7/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Bengkulu telah menyerahkan empat ruas jalan ke Kementerian PUPR atau dialihkan ke status jalan nasional.

Sekda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri menjelaskan, dengan ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional, sehingga kerusakan parah yang terjadi saat ini dapat segera ditangani oleh pihak Kementerian.

"Inikan hari jalan dan sekaligus pelantikan Himpunan pengembangan jalan di Indonesia. Jadi ada beberapa pesan yang kita sampaikan bahwa yang lebih khusus kita akan menyerahkan beberapa ruas jalan, ke Kementerian PUPR untuk diambil alih oleh kementerian PUPR, " kata Hamka, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Kronologi Mayat Laki-laki di Rejang Lebong yang Ditemukan di Dalam Kamar Mandi

Untuk empat ruas jalan yang dimaksud, diantaranya ruas jalan dari Rejang Lebong - Lebong, Lebong - Bengkulu Utara,.

Lalu ruas jalan Bengkulu Utara - Lais, Muara Saung - Air Tembok itu juga diusulkan.

Kemudian itu dari Kepahiang ke Batas Empat Lawang Sumsel.

Hamka menjelaskan menurut aturan, yang termuat dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014, hal itu merupakan kewenangan PUPR, karena yang menghubungkan Provinsi satu dengan Provinsi lain itu jalan nasional.

Sementara jalan yang menghubungkan antar kabupaten ya itu jalan Provinsi, kalau jalan dalam kabupaten Kota itu kewenangan kabupaten/Kota.

"Dalam usulan 4 ruas jalan tadi disambut baik oleh Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR,'' jelasnya.

Sementara, Plt Kadis PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso mengatakan melihat kondisi jalan di empat ruas tersebut, memang perlu dialihkan ke jalan nasional agar dapat memperlancar mobilitas jalan.

"Ruasnya itu dari Rejang Lebong - Lebong, Lebong - Bengkulu Utara, Bengkulu Utara - Lais. Itu alur utama, karena memang di Lebong belum ada jalan nasional. Nah itu yang diminta untuk dialihkan ke jalan nasional. Kedua, Muara Saung - Air Tembok itu juga diusulkan, kemudian ketiga itu dari Kepahiang ke Batas Empat Lawang Sumsel, itu yang jadi prioritas untuk ditangani oleh kementerian, " ungkap Tejo.

Baca juga: Pj Bupati Bengkulu Tengah : Perda Kawasan Tanpa Rokok jangan Sampai Menyiksa Perokok

Karena memang progres jalan tersebut,lanjutnya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta peningkatan status jalan nasional tersebut.

"Kedepan dengan adanya dana inpres bisa tertangani. Kami berharap besar dengan kondisi keuangan Pemprov itu yang menjadi suntikan supaya jalan jalan Provinsi bisa tertangani secara luas, " tukasnya.

Hal ini disambut baik oleh Plt kepala BPJN bengkulu, Dr.Ir.Yohanis Tulak Todingrara M.T, ia menjelaskan bahwasanya tahun ini kan sudah hampir berakhir ya tahun anggaran nya, jadi tahun depan kita sudah persiapkan untuk lelang, untuk tahun depan baik untuk jalan dan jembatan.

"Perbaikan jalan nasional disini, kurang lebih 800 km, pertama di lintas barat, dari batas Lampung -Bengkulu ke batas Sumbar. Kemudian di dua jalan penghubung, Bengkulu ke batas Sumsel di Lubuklinggau, kemudian dari Manna ke Tanjung Sakti arah ke Pagar Alam. Itu yang kita pelihara tiap tahun, kita persiapan tentu nanti supaya jalan  kita baik lagi, " jelasnya.

Ia menjelaskan untuk waktu target selesainya penanganan jalan itu, dimulai dari awal hingga akhir tahun. Karena memang ada beberapa pekerjaan yang tidak bisa kita langsung bilang. Misalnya ada bahu jalan yang harus dibersihkan.

"Namanya pemeliharaan itu sepanjang tahun, " pungkasnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved